Didukung Adaro, PWI Kalsel Gelar Pra-UKW dan OKK untuk 24 Wartawan

BANJARMASIN, dnusantarapost.com — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XXIV pada 29–30 Oktober 2026 di Gedung PWI Kalsel, Jalan Pangeran Hidayatullah, Banjarmasin. Kegiatan yang didukung PT Adaro Indonesia ini diikuti 24 wartawan yang terbagi dalam empat kelas, yakni dua kelas tingkat Muda dan dua kelas tingkat Madya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan, sekaligus mempersiapkan peserta menghadapi tahapan uji kompetensi.

Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan UKW Angkatan XXIV. Ia menyebut dukungan berbagai pihak menjadi bentuk kepercayaan yang harus dijaga oleh organisasi profesi wartawan.

“Kalau kemarin kita di bulan September didukung oleh Bank Indonesia. Sekarang dari grupnya Adaro. Nah, mudah-mudahan di November nanti itu dari Pemerintah Kabupaten Balangan nanti didukung untuk UKW. Dan di Desember juga nanti dari pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Alhamdulillah, dukungan-dukungan ini tentu adalah kepercayaan yang harus kita jaga bersama,” ujar Zainal.

Menurut dia, pelaksanaan UKW tidak semata-mata berorientasi pada jumlah wartawan yang mengikuti kegiatan, tetapi juga pada kualitas dan kompetensi peserta.

“Jadi, saya ingatkan teman-teman peserta, ayo manfaatkan dukungan dari Adaro kali ini. Manfaatkan fasilitas yang ada, yang tidak berbayar ini. Tampilkan kemampuan Anda dengan baik,” katanya.

Zainal juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, PT Adaro Indonesia, para penguji, dan panitia yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut.

Gubernur Kalsel Tekankan Profesionalisme Pers

Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, yang dibacakan Pelaksana Harian Biro Administrasi Pimpinan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Jumri, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada pimpinan media dan insan pers yang selama ini menjalin kolaborasi dengan pemerintah provinsi. Apresiasi juga diberikan kepada PT Adaro Indonesia atas kemitraannya dengan PWI Kalsel.

“Memang kolaborasi dan kerja sama antar lembaga pemerintah dan non pemerintah sangat kita perlukan dan menjadi kunci untuk percepatan pembangunan daerah. Untuk itu, Pak Gubernur berharap agar kolaborasi pemerintah daerah, PWI dan pihak swasta khususnya PT Adaro akan terus ditingkatkan karena kita bercita-cita untuk menjadikan Kalsel sebagai gerbang logistik Kalimantan,” demikian sambutan yang dibacakan Jumri.

Sambutan tersebut juga menekankan pentingnya kompetensi wartawan, tidak hanya dalam penguasaan teknik jurnalistik, tetapi juga dalam penerapan etika, verifikasi informasi, serta pemanfaatan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Profesionalisme pers dinilai penting untuk mendukung demokrasi dan mengawal kebijakan publik. Karena itu, independensi media dan kepercayaan masyarakat perlu dijaga dalam menjalankan fungsi jurnalistik.

Gubernur juga berharap wartawan dan media dapat menjadi penyeimbang informasi di tengah maraknya berita bohong atau hoaks.

“Mari kita jaga banua kita dalam lintasan informasi dan berita yang mempersatukan, mendamaikan dan mencerdaskan dengan tetap menancapkan pena kritis jika menemukan kebijakan pemerintah yang tidak logis dan bermasalah. Mari kita satukan energi membangun banua sesuai dengan profesi, tugas dan tanggung jawab masing-masing. Jadilah wartawan yang kompeten, wartawan yang menginspirasi dan wartawan yang berani menegakkan kebenaran dan keadilan,” demikian pesan dalam sambutan tersebut.

Adaro Dukung Peningkatan Kapasitas Wartawan

Sementara itu, LCM Department Head PT Adaro Indonesia, Djoko Soesilo, mengapresiasi pelaksanaan UKW Angkatan XXIV dan menyambut baik kemitraan yang telah terjalin antara perusahaan dan PWI Kalsel.

Menurut Djoko, dukungan terhadap UKW merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong peningkatan kapasitas dan profesionalisme insan pers di Kalimantan Selatan.

“Dukungan kami pada Uji Kompetensi Wartawan yang diselenggarakan PWI Kalsel merupakan bentuk komitmen kami untuk mendukung insan pers di Banua yang profesional, berkapasitas, serta memiliki integritas dalam menjalankan fungsinya,” ujar Djoko.

Ia berharap dukungan tersebut dapat berkontribusi terhadap kemandirian insan pers agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan perubahan zaman.

“Harapan kami, kontribusi ini dapat menjadi legacy kemandirian insan pers yang kompetitif dan adaptif menghadapi tantangan perubahan zaman. Pada akhirnya, sinergi ini tidak hanya meningkatkan kapasitas insan pers, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung akselerasi pembangunan di daerah,” katanya.

Melalui pelaksanaan UKW ini, PWI Kalsel dan PT Adaro Indonesia diharapkan dapat melanjutkan sinergi dalam mendukung pengembangan wartawan yang kompeten, profesional, berintegritas, dan menjunjung tinggi etika jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. (Alf/Vina)

Pos terkait