BALANGAN, dnusantarapost.com — Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, mengajak generasi muda menanamkan semangat patriotisme, kegigihan, dan kepedulian terhadap sesama sebagai fondasi membangun bangsa yang maju dan berkarakter.
Ajakan tersebut disampaikan Akhmad Fauzi saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Kantor Bupati Balangan, Kecamatan Paringin Selatan, Rabu (28/10/2026).
Ia menegaskan, semangat Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti sebagai catatan sejarah, tetapi harus terus hidup dan tercermin dalam karakter serta tindakan generasi penerus bangsa.
“Patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya, dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” ujarnya.
Selain upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda, Pemerintah Kabupaten Balangan juga meluncurkan program Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Akhmad Fauzi mengajak aparatur sipil negara (ASN) menjadi teladan dalam kepatuhan membayar pajak. Ia juga mendorong ASN membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya memenuhi kewajiban perpajakan.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Selatan, Subhan Nor Yaumil, menjelaskan bahwa program Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor 2026 menyediakan sejumlah insentif bagi masyarakat.
Insentif tersebut meliputi penghapusan denda administrasi keterlambatan pembayaran pajak serta keringanan pokok pajak bagi kendaraan berpelat luar Kalimantan Selatan yang dimutasikan ke daerah.
“Melalui program ini, kami berharap kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor semakin meningkat. Hal itu karena 66 persen dari pajak yang dibayarkan masyarakat melalui skema pilihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) masuk ke kas daerah Kabupaten Balangan,” jelas Subhan.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Balangan untuk mengajak generasi muda memperkuat karakter kebangsaan sekaligus mendorong kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. (Alf/Fahri)





