BANJARBARU, dnusantarapost.com – Kecelakaan lalu lintas di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru pada Senin (14/9/2026) pagi menyebabkan seorang siswa SMK meninggal dunia.
Kecelakaan maut tersebut melibatkan kendaraan motor dan transportasi bus yaitu Bus Trans Banjarbakula atau yang kerap disebut Bis Tayo.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan, M. Fitri Hernadi saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa naas tersebut.
“Kami menerima laporan bahwa armada Bus Banjarbakula atau Bis Tayo ini mengalami kecelakaan lalu lintas dan benar korban meninggal dunia,” kata Fitri saat wawancara di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Senin (14/9/2026) usai mendampingi Gubernur Kalsel H Muhidin dalam kunjungan ke Posko SAR KM Virgo 8.
Fitri mengatakan, ia sudah meminta kepada operator untuk mengecek CCTV dan seluruh sarana keselamatan yang ada di bus untuk mengetahui bagaimana kronologi kecelakaan agar bisa dilaporkan kepada pihak berwenang dan menjadi atensi pemerintah daerah.
“Mudah-mudahan yang bersangkutan mendapatkan tempat yang terbaik di sisi-Nya. Kita doakan mudah-mudahan ini jangan terulang lagi lah, ya,” ujar Fitri berbelasungkawa.
Ia menambahkan, terkait sopir yang mengendarai armada akan ditindak lanjuti saat melihat hasil evaluasi nanti.
“Kita harus lihat hasil evaluasi dulu, baru bisa memutuskan apakah akan dikenakan sanksi atau tidak,” katanya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengedepankan safety driving dam menyadari bahwa angkutan umum berbadan besar memiliki blind spot yang cukup banyak.
‘”Sehingga hindari blind spot yang ada di bus. Kemudian kalau ingin membalap, kasih klakson, atau mudah-mudahan bisa paham,” tutup Kadishun Kalsel, M. Fitri Hernadi. (nurul)





