Pemko dan DPRD Banjarmasin Dorong Pemuda Jaga Lingkungan

BANJARMASIN, dnusantarapost.com – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama DPRD Kota Banjarmasin mendorong generasi muda mengambil peran aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui ajang Pemilihan Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (Pepelingasih) Kota Banjarmasin Tahun 2026.

Ajang tersebut resmi ditutup di Pyramid Suite Hotel, Senin (31/8/2026). Kegiatan tahunan ini menghasilkan Duta Pepelingasih 2026 yang diharapkan menjadi penggerak edukasi dan aksi kepedulian lingkungan di Kota Banjarmasin.

Duta Pepelingasih memiliki peran dalam mengampanyekan berbagai isu lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah hingga peningkatan kepedulian terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Mewakili Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin, Muhammad Taufik Rivani, menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga lingkungan.

Menurut dia, Banjarmasin saat ini menghadapi persoalan produksi sampah yang mencapai sekitar 700 ton per hari. Kondisi tersebut membutuhkan peningkatan kesadaran masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya serta optimalisasi pengelolaan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

“Substansi kegiatan ini adalah menjaga lingkungan Banjarmasin menuju kota yang bersih dan sehat. Sebagai salah satu kota yang terus berkembang, kesadaran lingkungan harus kita bangun bersama, dan para pemuda inilah yang menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat,” ujar Taufik dalam sambutannya.

Dukungan terhadap peran generasi muda juga disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Rayhan Ananto.

Menurut Rayhan, ajang Pepelingasih menjadi momentum bagi pemuda untuk menunjukkan kepedulian nyata terhadap lingkungan, terutama di tengah berbagai tantangan ekologis yang dihadapi daerah, termasuk ancaman karhutla.

“Kami dari DPRD sangat mengapresiasi aksi para pemuda ini. Di tengah tantangan yang sedang kita hadapi seperti karhutla, ini adalah momentum bagi pemuda untuk membuktikan bahwa kita peduli pada lingkungan. Kami di dewan akan terus mendorong agar isu pelestarian lingkungan ini menjadi perhatian bersama seluruh masyarakat,” kata Rayhan.

Sebelumnya, Kepala Bidang Kepemudaan Disbudporapar Kota Banjarmasin, Gusti Ikromi Akbar, melaporkan bahwa kompetisi Pepelingasih 2026 diikuti 34 pendaftar.

Setelah melalui rangkaian seleksi, sebanyak 10 finalis berhasil melaju ke tahap puncak.

Selama proses seleksi yang berlangsung sejak 28 Agustus 2026, para peserta tidak hanya mengikuti penilaian akademis. Mereka juga terlibat langsung dalam sejumlah kegiatan sosial dan lingkungan.

Kegiatan tersebut antara lain pembagian masker kepada masyarakat serta aksi bersih-bersih di kawasan Kebun Binatang Jahri Saleh Banjarmasin.

Rangkaian Pemilihan Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih Kota Banjarmasin Tahun 2026 kemudian ditutup dengan pembacaan Surat Keputusan Dewan Juri serta penyerahan penghargaan.

Para pemenang menerima piala, piagam, dan uang pembinaan.

Duta Pepelingasih 2026 yang terpilih selanjutnya diharapkan dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengampanyekan pola hidup bersih, sehat, dan berkelanjutan kepada masyarakat di berbagai wilayah Kota Banjarmasin.

Melalui keterlibatan generasi muda, pemerintah daerah berharap kesadaran masyarakat terhadap persoalan lingkungan dapat terus tumbuh dan diwujudkan melalui aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari. (Alf/Vina)

Pos terkait