BANJARBARU, dnusantarapost.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan merespons aksi demonstrasi ratusan sopir truk yang memprotes kelangkaan BBM subsidi jenis Biosolar di Banjarbaru, Rabu (13/05/2026).
Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, mengatakan pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda akan menyiapkan langkah penanganan guna mengatasi persoalan distribusi BBM subsidi di daerah.
Menurutnya, koordinasi telah dilakukan bersama TNI, Polri, Kejaksaan dan instansi terkait untuk menindaklanjuti keluhan para sopir angkutan barang.
“Kami memahami keresahan masyarakat, khususnya para sopir. Pemerintah akan melakukan langkah-langkah penanganan bersama pihak terkait,” ujarnya.
Pemprov Kalsel juga berkomitmen melakukan pengawasan terhadap distribusi Biosolar agar penyalurannya tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Sementara itu, pihak Pertamina menyatakan penyaluran BBM subsidi dilakukan sesuai kuota yang telah ditetapkan pemerintah pusat melalui BPH Migas. Pertamina menegaskan pihaknya hanya menjalankan distribusi sesuai ketentuan yang berlaku.
Kelangkaan solar subsidi belakangan menjadi sorotan di Kalimantan Selatan karena berdampak terhadap aktivitas angkutan barang dan distribusi logistik di sejumlah daerah. (nurul octaviani)





