BANJARMASIN, dnusantarapost.com – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 sekaligus RUPS Luar Biasa 2026 Bank Kalsel yang digelar di Rattan Inn Hotel, Banjarmasin, Rabu (4/3/2026).
Rapat yang berlangsung tertutup tersebut dihadiri para bupati dan wali kota se-Kalimantan Selatan, Direktur Utama Bank Kalsel Fahrudin beserta jajaran direksi dan komisaris, serta sejumlah pihak terkait.
Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kinerja Bank Kalsel, termasuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha di daerah melalui strategi jemput bola.
Gubernur Muhidin menilai kinerja Bank Kalsel pada tahun 2025 berada dalam kondisi sehat. Meski demikian, ia menegaskan bank milik daerah tersebut harus terus meningkatkan daya saing di tengah persaingan industri perbankan.
“Bank Kalsel sudah baik dan sehat, namun harus lebih aktif jemput bola dalam melayani seluruh lapisan masyarakat di Banua,” ujar Muhidin.
Selain itu, rapat juga membahas penguatan modal Bank Kalsel yang ditargetkan mencapai Rp10 triliun melalui dua skema, yakni seri A dan seri B. Sementara rencana perubahan status Bank Kalsel menjadi bank devisa diperkirakan terealisasi pada Juni mendatang.
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga menyalurkan dana bagi hasil pajak daerah triwulan IV Tahun Anggaran 2025 kepada kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan, dengan Kota Banjarmasin menjadi penerima terbesar karena kepadatan kendaraan bermotor tertinggi di provinsi tersebut.





