BANJARMASIN, dnusantarapost.com – Pemerintah Kota Banjarmasin menjajaki kerja sama pengelolaan sampah dengan investor internasional melalui pertemuan bersama Mars Plastic Solution PTE Limited, Selasa (24/2/2026).
Pertemuan berlangsung di ruang rapat Wali Kota Banjarmasin dan dihadiri langsung Wali Kota H.M. Yamin HR didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin Alive Yoesfah Love beserta jajaran.
Dalam kesempatan tersebut, CEO Mars Plastic Solution PTE Limited Ir. Keith Bambang Indrawan, MBA, P.Eng., memaparkan rencana pembangunan Zero Waste Material Recovery Plant di Kota Banjarmasin sebagai solusi komprehensif penanganan sampah.
Menurutnya, volume sampah di Kota Banjarmasin saat ini diperkirakan mencapai sekitar 491,6 ton per hari, sehingga diperlukan sistem pengelolaan yang lebih terpadu dan berkelanjutan.
Keith menjelaskan konsep yang ditawarkan meliputi pengurangan sampah dari sumber, optimalisasi proses pemilahan, serta pengolahan sampah dengan teknologi modern.
Sampah organik direncanakan akan diolah menjadi kompos, sementara sampah residu tertentu diproses menggunakan teknologi pirolisis untuk menghasilkan produk bernilai guna.
Dalam rencana tersebut, Mars Plastic Solution akan bekerja sama dengan PT Benli Indonesia sebagai penyedia peralatan pengolahan sampah. Perusahaan ini merupakan produsen alat kebersihan dan pendukung sistem pengelolaan sampah di Indonesia.
Wali Kota Banjarmasin H.M. Yamin HR menyampaikan apresiasi atas kunjungan serta pemaparan yang disampaikan pihak Mars Plastic Solution.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan pemaparan dari pihak Mars. Apa yang disampaikan akan kami kaji lebih lanjut, terutama terkait kesesuaian dengan kebutuhan dan kondisi pengelolaan sampah di Kota Banjarmasin,” ujarnya.
Pemerintah Kota Banjarmasin berharap apabila rencana tersebut dapat direalisasikan, maka akan memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan timbulan sampah serta mendorong sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.
Selain itu, pengolahan limbah juga diharapkan mampu memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan di Kota Banjarmasin.





