BANJARBARU, dnusantarapost.com – Polisi mengungkap kronologi penemuan kerangka manusia di lahan kosong Komplek Sidomulyo sekaligus dugaan kuat penyebab kematian korban.
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda menyebut, kerangka pertama kali ditemukan oleh seorang pekerja pembersih lahan pada Minggu (14/12/2025).
Namun, penemuan tersebut baru dilaporkan ke pihak berwenang pada Rabu (17/12/2025).
“Lokasi penemuan berada sekitar 100 meter dari Jalan Sidomulyo, di area hutan dan lahan kosong yang sering dijadikan tempat pembuangan sampah,” kata Kapolres.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan forensik sementara, polisi menduga korban meninggal dunia akibat jeratan pada leher.
“Ditemukan patah pada tulang leher ke-2, ke-3, dan ke-4. Ini mengarah pada trauma tumpul akibat jeratan,” ungkapnya.
Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan seutas tali tambang besar sepanjang 5,6 meter yang melilit pada dua batang pohon, dengan bentuk simpul menyerupai jeratan leher. Pada tali tersebut ditemukan sisa kulit kepala dan rambut korban.
Kapolres menjelaskan, berdasarkan keterangan keluarga, korban MR (21) diduga mengalami tekanan berat akibat masalah ekonomi dan jeratan utang. Korban diketahui kecanduan judi online dan sempat dikejar debt collector akibat kredit sepeda motor.
“Dari keterangan keluarga, korban diduga mengalami frustasi berat sebelum mengakhiri hidupnya,” tutupnya. (nurul octaviani)





