MARTAPURA, dnusantarapost.com – Yayasan Pendidikan Pondok Darul Hijrah Putri Martapura kembali meraih penghargaan CSR Award berkat program bantuan pendidikan yang konsisten dijalankan sejak beberapa tahun terakhir.
Penghargaan ini menjadi yang kedua kalinya diterima pada Kamis (20/11/2025) dalam ajang CSR Award Kabupaten Banjar Tahun 2025.
Sejak menjabat sebagai ketua yayasan pada 2022, Abdul Karim menggerakkan program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa beasiswa dan keringanan biaya pendidikan bagi santriwati yang membutuhkan.
Program ini diberikan kepada sekitar 200 santriwati di lingkungan Yayasan Pendidikan Pondok Darul Hijrah Putri, yang berlokasi di Jalan Batung, Desa Cindai Alus. Total nilai bantuan mencapai sekitar Rp2,4 miliar setiap tahunnya.
Abdul Karim mengaku senang atas penghargaan yang diterimanya, namun menegaskan bahwa apresiasi bukanlah motivasi utama.
“Perasaan senang pasti ada, karena dapat penghargaan. Tapi bukan itu yang utama,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa kondisi keuangan yayasan sebenarnya tidak sedang dalam keadaan baik, namun komitmen untuk membantu masyarakat tetap menjadi prioritas. Program beasiswa tetap dijalankan secara konsisten meski seluruh pembiayaan masih ditanggung yayasan.
“Pemerintah sudah cukup banyak membantu lewat program Dana BOS atau BOSDA. Kami berharap ke depan akan ada donatur yang ikut berpartisipasi dalam pemberian beasiswa tersebut. Selama ini total ditanggung oleh dana yayasan,” jelasnya.
Abdul Karim mengatakan banyak masyarakat kurang mampu yang terpaksa putus sekolah karena kendala ekonomi. Melalui program CSR ini, pihaknya ingin meringankan beban masyarakat dan membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan.
Ia memastikan bahwa program CSR beasiswa ini akan terus berlanjut dan tidak menutup kemungkinan adanya inovasi baru di masa mendatang, terutama jika ada dukungan dari para donatur.
“Insya Allah, program ini tetap kami jalankan dan akan terus berlanjut,” tambahnya. (nurul octaviani)





