Oplah 2025, Brigade Pangan Martapura Timur Kelola 161 Hektare Lahan Pertanian

MARTAPURA, dnusantarapost.com – Program Optimalisasi Lahan (Oplah) 2025 yang digulirkan pemerintah pusat mulai dirasakan manfaatnya oleh para petani di Kecamatan Martapura Timur. 

Program ini dikelola Brigade Pangan Berkah Maju Bersama yang meliputi tiga desa, yakni Pematang Baru, Melayu Ulu, dan Antasan Senor Ilir, dengan total lahan mencapai 161 hektare.

Bacaan Lainnya

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Pematang Baru dan Antasan Senor Ilir, Effi Finaliana Noor, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah. 

Ia menilai, program Oplah 2025 merupakan wujud nyata komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Melalui program ini, petani mendapatkan bantuan infrastruktur berupa pintu air dan normalisasi saluran irigasi. Dengan dukungan tersebut, lahan yang biasanya hanya bisa ditanami sekali setahun, kini ditargetkan bisa ditanami dua kali,” ungkap Effi, Kamis (25/9/2025).

Menurutnya, saat ini para petani sudah mulai mengolah lahan sekaligus menanam benih padi jenis cepat panen yang bisa dipanen dalam waktu tiga bulan. Bantuan benih dari pemerintah juga diterima, meski petani berharap distribusinya dapat lebih tepat waktu.

“Sekarang kami mulai menanam padi cepat panen. Benih sudah tersedia, tinggal harapan kami agar datang sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Namun, Effi tidak menutup mata terhadap tantangan yang dihadapi petani, terutama terkait banjir akibat derasnya aliran air saat hujan turun.

“Pembangunan pintu air dan normalisasi saluran memang belum seluruhnya rampung, tapi kami berharap bisa segera terealisasi sesuai jadwal,” tambahnya.

Program Oplah 2025 di Kalimantan Selatan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat kemandirian pangan, sekaligus mendorong kesejahteraan petani di desa-desa. (nurul octaviani)

Pos terkait