MARTAPURA, dnusantarapost.com – Kapolres Banjar AKBP Dr Fadli mengungkap faktor peredaran narkotika yang masif di Kabupaten Banjar.
AKBP Dr. Fadli mengatakan, para tersangka mengedarkan dan menjual narkotika karena kebanyakan karena faktor ekonomi.
“Para tersangka tergiur mengedarkan sabu-sabu, karena nilai jualnya cukup tinggi, sehingga mengambil jalan pintas mengedarkan barang haram ini,” ungkapnya, Rabu (17/9/2025)
Dikatakan AKBP Dr Fadli, harga narkotika jenis sabu-sabu cukup fantastis, yakni berkisar dari 1,5 hingga 1,8 juta rupiah per gramnya.
Dalam 3 bulan terakhir, Polres Banjar berhasil mengamankan sekitar 50 orang tersangka yang tersandung kasus narkotika di wilayah Kabupaten Banjar yang berperan sebagai kurir, pengedar, hingga pemakai.
“Dengan barang bukti puluhan kilo sabu-sabu dan ratusan butir obat-obatan,” lanjut Kapolres Banjar, AKBP Dr. Fadli.
AKBP Dr. Fadli berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Banjar, Forkopimda hingga tokoh masyarakat untuk memberantas narkotika di Kabupaten Banjar.
“Karena peredarannya disini masif sehingga kita harus sadar bahwa ini harus segera kita atasi,” tutupnya. (nurul octaviani)






