BANJARBARU, dnusantarapost.com – Lampu lalu lintas (APILL) di Simpang Tugu Adipura Banjarbaru hanya beroperasi dengan lampu kuning (flashing) sejak beberapa bulan terakhir.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru menyebut langkah ini merupakan bagian dari rekayasa lalu lintas akibat proyek pembangunan Jembatan Sungai Ulin.
Kabid Bimbingan Teknis Dishub Banjarbaru, Rahmat Hidayat, menjelaskan APILL di simpang tersebut memang sengaja diatur hanya menyala lampu kuning untuk mengurangi potensi kemacetan di kawasan Jalan Ahmad Yani.
“Ini hasil manajemen rekayasa pengalihan lalu lintas imbas pembangunan Jembatan Sungai Ulin di depan Kolam Renang Antasari. Tujuannya untuk memperlancar arus kendaraan,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).
Simpang empat Tugu Adipura untuk sementara ditutup, sementara beberapa putar balik (u-turn) yang sebelumnya dilarang kini dibuka kembali.
Setelah proyek jembatan selesai, simpang empat akan dibuka kembali, APILL diaktifkan penuh, dan u-turn yang dibuka akan ditutup kembali, seperti U-turn di depan Bank BRI Banjarbaru, Taman Bougenvile, dan di depan Mcd Banjarbaru.
APILL di depan Tugu Adipura sendiri terpasang pada November 2024 dengan anggaran Rp1,8 miliar, dan mulai beroperasi penuh pada penghujung tahun lalu sebelum akhirnya diubah menjadi mode flashing.
Sementara itu, pembangunan Jembatan Sungai Ulin yang berada di Jalan Ahmad Yani Km 31, Kelurahan Guntung Payung, direncanakan akan menutup arus lalu lintas selama lima bulan, sekitar November 2025 mendatang. Proyek tersebut diperkirakan selesai sebelum pelaksanaan Haul ke-21 Guru Sekumpul.
Berdasarkan pantauan Dishub Banjarbaru, skema rekayasa lalu lintas di kawasan Tugu Adipura terpantau aman dan lancar tanpa kendala berarti. (nurul octaviani)





