Ingin Bantu Kakek dan Nenek, Bocah Ini Pilih Cari Barang Bekas Ketimbang Sekolah

PELAIHARI, dnusantarapost.com – Di usia 13 tahun, semestinya bocah laki-laki ini menghabiskan hari-harinya di sekolah, bermain dengan teman sebaya, atau menikmati masa kecil yang penuh canda tawa. 

Namun, pada Selasa (1/7/2025), ia justru ditemukan terbaring lelah di persimpangan lampu merah kawasan perkantoran Jalan A. Syairani, Pelaihari, setelah seharian mencari barang bekas.

Bacaan Lainnya

Kisahnya mengundang haru. Ia putus sekolah dan memilih bekerja demi membantu sang kakek dan nenek yang merawatnya di rumah.

Petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Tanah Laut segera menindaklanjuti laporan warga yang melihat seorang anak tertidur kelelahan di pinggir jalan. 

Anggota Satpol PP segera meluncur ke lokasi dan mendapati bocah ini dalam kondisi lelah setelah berkeliling mengumpulkan barang bekas.

Kepala Seksi Pengendalian dan Penindakan Satpol PP Tanah Laut, Rachel H. Simanjuntak, mengatakan bahwa pihaknya langsung membawa bocah ini pulang dan memastikan kondisi keluarganya.

“Setelah mendengar langsung keterangan dari anak tersebut, anggota kami mengantarkannya ke rumah dan bertemu dengan neneknya di kawasan Perumahan Belakang BLK Sarang Halang, Pelaihari,” ujar Rachel.

Menurut pengakuannya kepada petugas, ia bekerja atas kemauan sendiri. Bukan karena dipaksa, tapi karena merasa bertanggung jawab membantu ekonomi keluarga.

“Kami sangat prihatin. Anak seusia dia seharusnya masih bersekolah dan bermain, bukan bekerja di jalanan,” lanjut Rachel. (nurul octaviani)

Pos terkait