SMPN 1 Paringin Jadi Lokasi Perdana Sosialisasi B2SA Tahun 2025

BALANGAN, dnusantarapost.com – Dalam rangka mendorong pola konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA), Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan menggelar kegiatan B2SA Goes To School di SMP Negeri 1 Paringin, Senin (28/4/2025).

Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini merupakan pelaksanaan perdana dari program B2SA tahun 2025 yang akan menyasar sekitar 2.600 pelajar dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMA sederajat di seluruh wilayah Kabupaten Balangan.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Balangan Neneng Jamilal, perwakilan TP PKK Balangan Elia Nor, Kepala SMPN 1 Paringin Anwar Fadli, serta para guru dan siswa-siswi SMPN 1 Paringin.

Dalam sambutannya, Neneng Jamilal menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini dan mengungkapkan bahwa pemilihan SMPN 1 Paringin sebagai lokasi peluncuran program merupakan langkah awal dari rangkaian kegiatan edukasi gizi yang akan menjangkau seluruh satuan pendidikan di Balangan.

“Kami berharap melalui program ini, para pelajar bisa lebih memahami pentingnya konsumsi pangan yang beragam dan bergizi seimbang sejak dini, terutama dalam kebiasaan membawa bekal ke sekolah,” ujar Neneng.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Paringin, Anwar Fadli, menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan rasa terima kasih atas dipilihnya sekolah yang dipimpinnya sebagai lokasi pertama pelaksanaan program. Ia berharap kegiatan ini dapat kembali digelar di tahun-tahun mendatang.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Persatuan Ahli Gizi Kabupaten Balangan, Ani Fahrida, yang menjelaskan bahwa edukasi B2SA merupakan hasil kolaborasi antara DKP3 Balangan dan para ahli gizi.

Ani menekankan pentingnya pemahaman siswa terhadap konsep makanan sehat, bergizi, dan aman sebagai bekal dalam menjalani aktivitas harian.

“Melalui edukasi ini, kami berharap siswa-siswi dapat memahami, mengerti, dan menerapkan ilmu yang didapat agar mereka terbiasa mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang dan aman,” tutur Ani.

Pos terkait