BALANGAN, dnusantarapost.com – Sebanyak 291 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Balangan mengikuti orientasi sebagai bagian dari persiapan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan.
Asisten III Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Selatan, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala BPSDMD, Ahmad Bagiawan, menjelaskan bahwa orientasi ini bertujuan agar para PPPK mampu menyesuaikan diri dengan tugas dan kewajiban sebagai ASN, serta memahami hak-hak yang melekat pada status tersebut.
“Setelah mengikuti orientasi, PPPK diharapkan dapat menyesuaikan diri selaku ASN, karena diberi pembekalan tentang hak-hak ASN,” ujar Bagiawan dalam sambutannya di Banjarbaru, Senin (14/10/2024).
Orientasi ini diikuti oleh PPPK Angkatan I hingga VII dari Pemerintah Kabupaten Balangan.
Bagiawan menambahkan, saat ini total jumlah PPPK di Kabupaten Balangan mencapai 598 orang.
“PPPK yang belum mengikuti orientasi akan dijadwalkan pada gelombang selanjutnya,” tambahnya.
Menurut Bagiawan, orientasi ini merupakan kegiatan wajib sesuai dengan surat edaran Lembaga Administrasi Negara (LAN). Dia juga menekankan bahwa ASN berstatus PPPK memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda dengan tenaga honorer, sehingga perlu diberikan pembekalan yang tepat.
Sementara itu, Pjs. Bupati Balangan, Taufik Hidayat, menyampaikan bahwa orientasi ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme PPPK dalam melaksanakan tugas pelayanan publik, pemerintahan, serta pembangunan.
“Kami berharap, setelah orientasi ini, PPPK dapat melaksanakan tugas dengan lebih profesional serta mampu mengembangkan kompetensi dan pengetahuannya,” kata Thaufik.
Dalam kesempatan yang sama, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Selatan juga mengusulkan sebanyak 1.618 formasi calon aparatur sipil negara (CASN) untuk pendaftaran tahun 2024 ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Kepala BKD Kalsel, Dinansyah, menyebutkan bahwa dari jumlah tersebut, 125 formasi dialokasikan untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan 1.493 formasi untuk PPPK, yang meliputi tenaga guru, teknis, dan kesehatan.
Pelaksanaan seleksi CASN di Kalsel akan dilakukan menggunakan sistem computer assisted test (CAT), seperti tahun-tahun sebelumnya, untuk memastikan hasil seleksi yang objektif dan memenuhi standar minimal.






