BALANGAN, dnusantarapost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan menggelar apel gabungan di Halaman Kantor Bupati Balangan yang dihadiri oleh tenaga non-ASN dan mahasiswa baru dari Institut Teknologi Sapta Mandiri (ITS Mandiri).
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Balangan, H Abdul Hadi, yang sekaligus menyampaikan dua program penting Pemkab Balangan, yaitu kenaikan insentif bagi tenaga non-ASN dan peluncuran Program Beasiswa Unggul 1000 Sarjana.

Dalam sambutannya, Bupati Abdul Hadi mengungkapkan rencana kenaikan insentif bagi tenaga kontrak daerah sebesar Rp. 300.000 yang akan dilaksanakan secara bertahap mulai tahun 2025.
Kenaikan ini, menurutnya, merupakan upaya pemerintah daerah untuk memberikan hak yang layak kepada tenaga non-ASN yang telah memberikan kontribusi besar dalam pelayanan publik di Kabupaten Balangan.
“Kenaikan ini akan didukung oleh penambahan anggaran sebesar Rp18 miliar setiap tahunnya,” ujar Abdul Hadi.
Selain insentif bagi tenaga non-ASN, Bupati Abdul Hadi juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Balangan melalui Program Beasiswa Unggul 1000 Sarjana.
Program ini dirancang khusus untuk warga Balangan yang memiliki KTP dan KK Balangan, dengan syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 dan masa kuliah maksimal delapan semester. Program ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak generasi muda Balangan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
“Melalui program beasiswa ini, kami berharap SDM Balangan semakin unggul dan berperan aktif dalam pembangunan daerah di masa mendatang,” ungkap Abdul Hadi.
Rektor ITS Mandiri, Abdul Hamid, yang turut hadir dalam apel, menyampaikan apresiasinya terhadap program beasiswa tersebut. Ia menilai kebijakan ini memberikan peluang besar bagi mahasiswa untuk berkontribusi lebih banyak dalam pembangunan Kabupaten Balangan.
“Kami merasa diperhatikan dan dilibatkan dalam pembangunan daerah. Program ini akan sangat membantu mahasiswa untuk berkembang dan berkontribusi bagi Balangan,” ujar Abdul Hamid.
Apresiasi juga datang dari tenaga non-ASN. Adit, salah satu peserta apel, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan tenaga non-ASN melalui kebijakan kenaikan insentif.
“Kami berharap kebijakan ini dapat memotivasi seluruh tenaga non-ASN untuk terus memberikan pelayanan publik yang prima menuju Balangan Baharat,” tuturnya.
Kebijakan ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, dan diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam pembangunan daerah, terutama dalam peningkatan kesejahteraan tenaga kerja non-ASN serta peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Balangan.






