Sempat Viral, Polisi Ungkap Motif Tersangka Penganiayaan di Siring Kemuning Banjarbaru

BANJARBARU, dnusantarapost.com – Lantaran cemburu, seorang remaja perempuan berusia 17 tahun nekat menganiayaan seorang remaja perempuan berusia 13 tahun di Kawasan Siring Kemuning, Banjarbaru pada Senin (1/7/2024) lalu.

Video penganiayaan itu pun viral di media sosial karena sengaja direkam oleh rekan dari pelaku. Di dalam video itu pula, sang suami dari pelaku yang masih berusia 16 tahun juga hadir dan ikut memprovokasi penganiayaan itu.

Insiden penganiayaan itu dilaporkan oleh keluarga korban pada Senin (1/7/2024) malam dan pihak kepolisian berhasil mengamankan tiga orang tersangka yang masih dibawah umur pada malam itu juga.

ABH yang diamankan yakni dua orang perempuan yang berusia 17 tahun dan 16 tahun dan satu orang laki-laki berusia 16 tahun.

ABH perempuan (17) dan ABH laki-laki (16) rupanya merupakan suami istri yang suka nongkrong di Kawasan Wisata Kuliner (KWK) Pasar Martapura.

Tersangka perempuan diamankan di Cempaka, Banjarbaru sedangkan tersangka laki-laki diamankan di Kawasan Taman Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura tanpa perlawanan.

Usai diamankan, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologi dan motif penganiayaan itu.

“Jadi perempuan yang berusia 17 tahun ini cemburu karena suaminya digoda oleh korban melalui pesan Whatsapp,” ujar Kasi Humas Polres Banjarbaru, AKP Syahruji, pada Jumat (5/7/2024)

ABH (17) itu membabi buta memukuli korban yang masih berusia 13 tahun menggunakan helm. ABH (17) dibantu oleh temannya yang juga perempuan dan masih berusia 16 tahun dan adegan penganiayaan itu direkam oleh dua orang.

Mirisnya lagi, sang adik dari korban ikut menyaksikan penganiayaan itu dan berusaha menolong sang kakak sambil menangis.

Para tersangka kini sudah diamankan oleh Satreskrim Polres Banjarbaru dan terbukti melanggar pasal 170 KUHP ayat 2 tentang pengoroyokan yang mengakibatkan luka dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Tata)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *