Kotabaru, dnusantarapost.com – Kasus pengeroyokan dan penikaman oleh sekelompok pemuda di Jalan Trans Provinsi Kalsel-Tim Km.375, Dusun Taurung Rt. 06/Rw.01 Desa Gendang Timburu, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, Kamis (24/08/23) hingga kini masih dalam Lidik pihak Kepolisian Resort Kotabaru.
Dalam kasus yang terjadi pada pukul 20.00 wita, satu orang tenaga kerja asing PT. SDE asal China menjadi korban berdarah kebrutalan sekelompok pemuda tak dikenal. korban masih dalam perawatan tim medis Klinik Suka Insan Magalau.
Kapolres Kotabaru AKBP Dr Tri Suhartanto melalui Kapolsek Sungai Durian IPDA Tri Wibawa melalui mengatakan, sementara ini sudah ada dua orang saksi yang diperiksa, sedangkan pelaku masih dalam lidik dan dua orang saksi sudah diperiksa.
Adapun kronologis kejadian pada hari Kamis tanggal 24 Agustus 2023 sekitar pukul 20.00 Wita di Jalan Trans Provinsi Kalsel-Tim Km.375 Dusun Taurung Rt.06/Rw. 01, Desa Gendang Timburu, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, telah terjadi tindak pidana pengeroyokan yang dilakukan oleh terlapor sebanyak 3 (Tiga) orang terhadap korban yang merupakan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Negara China dan bekerja pada PT.SDE (Underpround Specialis).
Kejadian tersebut berawal saat korban dan ketiga terlapor sedang duduk minum kopi, karena nada suara dari salah satu pelaku BRL agak keras kemudian korban keluar meninggalkan warung.
Setelah itu dua pelaku BRL dan FJR mendatangi korban sembari mengatakan kata-kata “Money, money” sembari menggerakkan tangan seolah meminta uang dan korban tidak menghiraukan permintaan terlapor, kemudian GDRG menyusul mendatangi korban dan terlapor kemudian langsung melakukan kekerasan fisik yaitu ketiga terlapor memukuli korban secara bersama sama dengan menggunakan tangan kosong, kemudian korban berusaha lari, namun karena sepeda motor milik korban terparkir dekat dengan ketiga terlapor kemudian korban mendatangi sepeda milik korban tersebut dan terlapor FJR dan GDRG langsung memegang tangan korban dan kemudian BRL langsung menyabetkan senjata tajam jenis parang yang telah dipegang atau disiapkan oleh terlapor BRL kearah korban, melihat kejadian tersebut salah satu saksi langsung kabur menyelamatkan diri dan tidak mengetahui peristiwa selanjutnya.
Akibat kejadian pengeroyokan tersebut korban mengalami luka sayat dan bacok di bagian pinggang, lengan tangan kiri atas dan tungkai kaki kanan bawah.Korban selanjutnya dibawa ke Klinik Suaka Insan Magalau untuk mendapatan pertolongan medis dan pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sungai Durian guna proses lebih lanjut.






Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.
Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks!