Bupati HST Sebut LPJ APBD 2022 Terealisasi Melebihi Target

Hulu Sungai Tengah, DNusantarapost.com – Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2022, terealisasi melebihi dari target yang sudah ditetapkan, ujar Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel), H Aulia Oktafiandi, di DPRD setempat, Senin, (10/7) kemarin.


Menurut H Aulia Oktafiandi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HST telah melakukan perbaikan, penyesuaian dan penyempurnaan laporan keuangan pemerintah daerah yang tertuang dalam Rancangan Peraturan Daerah.

Bacaan Lainnya


“Oleh sebab itu, rancangan peraturan daerah tentang LPJ 2022 telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.


Ia mengatakan, pendapatan daerah terealisasi Rp 1,345 triliun atau 102,34 persen, melebihi target yang telah ditetapkan sebesar 2,34 persen.


“Hal itu merupakan pencapaian maksimal atas upaya seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan seluruh pihak yang membantu upaya intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan daerah,” katanya.


Dengan rincian, tambahnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) direalisasikan sebesar Rp 192,36 miliar lebih atau 107,81 persen yang terdiri dari pajak daerah direalisasikan sebesar Rp 15,25 Miliar.


“Kemudian, Retribusi daerah direalisasikan sebesar Rp. 13,96 miliar. hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terealisasi sebesar Rp. 6,77 miliar, lain-lain PAD yang sah direalisasikan sebesar Rp. 156, 37 miliar,” tambahnya.


Aulia mengatakan, pendapatan transfer 2022 direalisasikan sebesar Rp 1,137 triliun yang terdiri atas pendapatan transfer pemerintah pusat yakni, dana perimbangan direalisasikan sebesar Rp 894, 67 miliar, dana insentif daerah direalisasikan sebesar Rp 6,58 miliar dan dana desa direalisasikan sebesar Rp 122, 07 miliar.


“Sedang pendapatan transfer antar daerah yakni, pendapatan bagi hasil direalisasi sebesar Rp 114, 45 miliar, pendapatan daerah yang sah 2022 direalisasi sebesar Rp 14,46 miliar yang terdiri dari pendapatan hibah direalisasi Rp 15, 46 miliar,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *