
Hulu Sungai Tengah, Dnusantarapost.com — Al qur’an sebagai bekal perjalanan hidup, ujar Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel), H Aulia Oktafiandi.
Hal tersebut disampaikannya saat wisuda 240 santri Taman Pendidikan Al qur’an (TPA), di Kecamatan Haruyan dan Labuan Amas Utara (LAU).
H Aulia Oktafiandi mengatakan, kegiatan wisudah tersebut telah dilaksanakan pada Kamis (6/7) lalu.
“Pembinaan anak-anak harus dilakukan sejak dini, supaya mencetak generasi muda yang mencintai Al qur’an dan memiliki pedoman dalam seluruh tindakan dan perilakunya,” katanya.
Kepada orang tua atau wali santri, ujarnya, agar bisa melanjutkan estafet pendidikan bagi anak-anak yang selesai dititipkan di TPA masing-masing.
“Untuk para santri jadikan momen wisuda ini langkah awal untuk meningkatkan lagi Pendidikan Al qur’an, jadikan bekal kalian untuk mengarungi perjalanan hidup yang Panjang nanti,” ujarnya.
Secara khusus, tambahnya, pelaksanaan wisuda tersebut menjadi langkah baru bagi anak-anak di HST untuk mengembangkan diri menjadi insan yang lebih baik.
“Semoga santri yang diwisuda menjadi anak shaleh dan shalehah, ingat jangan lupakan Al qur’an dimana pun ananda berada,” tambahnya.
Tahun 2023, santri yang diwisuda berjumlah 1567 orang, dibagi menjadi tujuh tempat di Kecamatan.
Diharapkan, prosesi wisuda tersebut menjadi spirit baru bagi para santri untuk mencintai dan mendalami Al qur’an.



