KOTABARU, dnusantarapost.com – Speedboat yang membawa 8 penumpang dan 1 operator dengan rute Tanjung Batu-Kotabaru pecah dan tenggelam di perairan Pulau Burung. Akibatnya 2 orang penumpang meninggal dunia dan 7 lainnya selamat.
Berikut identitas korban tewas dan selamat berdasarkan data dari Satpolairud Polres Kotabaru, Jumat (05/05/2023).
Korban Meninggal Dunia, antara lain :
1. Norma (60), warga Jl. Patmaraga Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru.
2. Hj. Mardiah (61), warga Jl. L. Diponegoro RT 01 Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru.
Korban Selamat, antara lain :
1. Budiansyah (51), warga Gang Kapuk Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru.
2. Masriah (50), Jl. Desa Sekandis RT 02 Kecamatan Pamukan Selatan, Kabupaten Kotabaru.
3. Nuraida (54), warga Jl. Taman melati RT 02/01 Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru.
4. Mariatul husna (43), warga Jl. H. Hasan Basri Gang Serumpun RT 02/01 Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru.
5. Aidil Taufikin noor (40), warga Jl. H. Hasan Basri Gang Serumpun RT 02/01 Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru.
6. M. ikhsan (7), warga Jl. H. Hasan Basri Gang Serumpun RT 02/01 Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru.
7. Hijriatun Noor Elena, warga Jl. H. Hasan Basri Gang Seumpun RT 02/01 Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru.
Sebelumnya, Kasat Polairud Polres Kotabaru AKP Koes Adi Dharma mengatakan, speedboat nahas yang dikemudikan Budiansyah (51) dengan jumlah 8 orang penumpang itu berangkat dari dermaga Tanjung Batu, Kecamatan Kelumpang Tengah Kabupaten Kotabaru menuju Pelabuhan Empat Serangkai.
Namun, saat speedboat memasuki perairan Pulau Burung, cuaca tak bersahabat disertai gelombang tinggi yang mengakibatkan badan speedboat tersebut pecah dan tenggelam.
Setelah speedboat pecah dihantam gelombang, para korban sempat terapung-apung di sekitar Pulau Nangka sebelum akhirnya ditemukan oleh nelayan setempat yang sedang melintas.
Menerima informasi itu, Petugas Polrairud Polres Kotabaru diterjunkan langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.
Adapun 2 korban meninggal langsung dibawa ke rumah duka lantaran pihak keluarga menolak untuk dibawa ke Rumah Sakit. Sementara 7 korban selamat mendapatkan perawatan medis oleh Bidokkes Polres Kotabaru.





