Desa Liyu di Pilih Jadi Tuan Rumah Jambore Pokdarwis

BALANGAN, dnusantarapost.com -Desa Liyu Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan menjadi salah satu destinasi wisata alam yang cukup potensial dikembangkan karena panorama alam dan budaya Dayak Deah yang manarik.

Pemkab Balangan pun memilih Desa Liyu menjadi tuan rumah Jambore kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang diinisiasi oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata setempat bersama Adaro Group.

Bacaan Lainnya

“Jambore ini menjadi ajang membangun kerjasama dalam pembangunan dan pengembangan pariwisata berkelanjutan di Balangan,” jelas Kepala Disporapar Balangan, Melda Risda Elfa di Paringin, Selasa (11/6/2024).

Jambore yang dilaksanakan selama dua hari sejak 10 sampai 11 Juni 2024 ini diikuti oleh 50 peserta yang tergabung dalam 11 Pokdarwis asal Kabupaten Balangan serta Pokdarwis Tapin dan Tabalong.

Para peserta jambore pun mendapat wawasan dan pemahaman terkait standar pelayanan dan kenyamanan bagi pengunjung sekaligus upaya mempererat tali silaturahmi antar sesama Pokdarwis.

Sebelumnya, Jambore Pokdarwis ini dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan ,Tuhalus yang juga dihadiri perwakilan Adaro, anggota DPRD Balangan dan perwakilan Disporapar Tapin serta Tabalong.

Tuhalus mengatakan, para pelaku wisata yang tergabung dalam Pokdarwis bisa menerapkan Sapta Pesona untuk mendongkrak kunjungan wisata ke “Bumi Sanggam’” ini.

“Wujudkan Sapta Pesona untuk mendukung upaya bersama memajukan wisata lokal di Balangan,” ujar Tuhalus.

Para Pokdarwis pun diminta dapat memahami konsep sadar wisata dalam upaya untuk menciptakan lingkungan dan suasana kondusif yang mampu mendorong tumbuh dan berkembangnya sektor pariwisata, melalui perwujudan unsur aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan.

Yudhi Febrianda, selaku Supervisor Community Engagement Adaro mengatakan terus mendukung program pengembangan wisata di Kabupaten Balangan, salah satunya melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM dan destinasi wisata.

“Kami ingin membangun sistem agar tiap desa saling terkoneksi dalam upaya pengembangan pariwisatanya salah satunya melalui jambore Pokdarwis ini,” ucap Yudhi.

Adaro sendiri telah memberikan dukungan berupa dana untuk pengembangan sektor pariwisata di Desa Liyu, Desa Kapul, Desa Balida dan Desa Ajung.

Kepala Desa Liyu, Sukri mengakui kehadiran Pokdarwis sendiri dapat mendongkrak kunjungan wisata lokal sekaligus penggerak dalam kesadaran berwisata yang berdampak pada perbaikan ekonomi masyarakat.

“Kita terus berkomitmen memajukan wisata di Desa Liyu melalui dukungan dana desa dan peran serta Pemkab Balangan maupun Adaro,” ungkap Sukri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *