BANJARMASIN, dnusantarapost.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, menegaskan keterbukaan informasi merupakan kunci utama untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap aspirasi masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-15 Komisi Informasi se-Indonesia, di Banjarmasin, (11/6/2024).
“Keterbukaan informasi adalah pilar utama membangun kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Untuk menciptakan pemerintahan yang transparan, harus memberikan akses informasi yang luas dan mudah kepada masyarakat,” ujar Hadi.

Ditambahkan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor agenda Rakornas sangat penting untuk menentukan arah kebijakan pemerintah terkait keterbukaan informasi publik, agar dapat terselenggara pemerintahan yang sesuai keinginan masyarakat.
Ketua Komisi Informasi Republik Indonesia, Donny Yoesgiantoro menambahkan, salah satu elemen penting dalam mewujudkan RPJPN Indonesia Emas 2025-2045 adalah penyelenggaraan pemerintahan yang transparan.
“Keterbukaan informasi merupakan salah satu pilar utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Dengan akses informasi yang luas dan mudah kepada masyarakat, kita dapat menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” ungkapnya.
Donny menyampaikan, informasi merupakan kebutuhan pokok setiap warga negara untuk pengembangan individu dalam lingkungan sosial serta menjadi bagian penting untuk ketahanan nasional.
Rakornas KI Ke-15 se-Indonesia diikuti 38 Provinsi, melibatkan 450 peserta berlangsung 10 hingga 13 Juni 202,4 membahas isu strategis yang berkaitan dengan keterbukaan informasi publik dalam penyelenggaraan negara, akan menghasilkan rekomendasi konkret persiapan menuju Indonesia Emas 2045. (drl)





