Enam peserta kafilah Balangan berhasil melaju ke babak final pada lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXXIV, yang berlangsung di GOR Rudy Resnawan, Banjarbaru, Rabu (26/7/2023).
Diketahui babak final ini mempertandingkan enam cabang lomba yaitu Khattil Quran, Golongan Naskah, Golongan Hiasan Mushaf, Golongan Dekorasi, dan Golongan Kontemporer.
Adapun Husin, selaku Dewan Hakim Tingkat Provinsi Kalimantan sekaligus anggota LPTQ Kabupaten Balangan, menyampaikan bahwa ada 24 peserta yang akan bertanding untuk melaju ke babak final, termasuk enam peserta dari Kabupaten Balangan.
Hari ini final semua jenis lomba baik itu cabang Naski, Mushaf Al Quran, Dekorasi dan Kontemporer, dan jumlah peserta kali ini ada 24 orang, termasuk di dalamnya ada enam orang peserta dari Balangan.
“Dan untuk penampilan dari Balangan sendiri sudah meningkat karena memang sebelumnya sudah ada pelatihan di Yogyakarta,” sampainya.
Husin berharap setelah pertandingan ini para Kafilah Kabupaten Balangan dapat mengikuti diklat Kembali untuk lebih meningkatkan prestasi dan kompetensi, agar bisa memberikan penampilan terbaiknya pada ajang MTQ baik ditingkat provinsi maupun nasional.
Sementara itu, Ketua Dewan Hakim cabang Khattil Quran, Robert Nasrullah mengatakan, peserta yang masuk pada babak final Khattil Quran ini merupakan peserta yang sudah melalui babak penyisihan dengan batas waktu yang telah ditentukan dari dewan hakim.
“Yang mengikuti lomba babak final sekarang adalah mereka yang berhasil melewati babak penyisihan sebelumnya dengan karya terbaik, adapun waktu yang dipertandingkan dengan waktu 8 jam dipotong ishoma 30 menit,” katanya.
Robert Nasrullah juga berpesan kepada generasi Khattil Quran di Provinsi Kalimantan Selatan untuk dapat lebih meningkatkan prestasinya lagi agar bisa menunjukkan karyanya di level nasional maupun internasional.
Untuk ke depannya generasi Khattil Quran di Kalimantan Selatan terus meningkat prestasinya, terus berkembang kreatifitasnya dan terus meningkat keterampilannya dalam menemukan ide – ide baru dalam berkarya.
“Sehingga sejajar dengan kabupaten/kota lainnya, dan dapat berbicara di level nasional bahkan internasional,” harapnya. (MC Balangan)





