BANJARBARU, dnusantarapost.com – Rotasi pejabat di lingkungan Polri membawa sosok penyidik dengan rekam jejak panjang dalam pemberantasan korupsi ke Kalimantan Selatan. Kombes Pol Sigit Haryono, S.I.K., S.H., M.H., resmi mengemban tugas sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan.
Pengangkatan tersebut ditandai dengan upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha di Mako Polda Kalsel, Sabtu (1/8/2026).
Usai prosesi sertijab, Sigit menegaskan komitmennya untuk segera bekerja dan menjalankan amanah yang diberikan pimpinan.
“Saya siap melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang telah dipercayakan kepada saya. Fokus kami adalah menjaga kondusivitas wilayah serta memastikan penegakan hukum berjalan secara profesional dan berkeadilan bagi masyarakat Kalimantan Selatan, sesuai apa yang diarahkan Bapak Kapolda dalam sertijab tadi,” ujarnya.
Nama Sigit Haryono bukanlah sosok baru di dunia penyidikan. Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2002 itu menghabiskan hampir satu dekade sebagai penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebelum kembali melanjutkan karier di institusi Polri.
Selama bertugas di lembaga antirasuah, ia terlibat dalam penanganan sejumlah perkara korupsi yang menjadi perhatian nasional, di antaranya kasus mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar, mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana, hingga mantan Gubernur Jambi Zumi Zola.
Selepas penugasan di KPK, karier Sigit terus menanjak. Ia dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis, di antaranya Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Banten, Kapolres Cilegon, Auditor Sistem Pengamanan Objek Vital Nasional Baharkam Polri, hingga Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Nusa Tenggara Timur.
Saat memimpin Polres Cilegon, Sigit turut mengawal pengungkapan peredaran narkotika seberat 13,8 kilogram sabu yang saat itu menjadi salah satu pengungkapan terbesar di wilayah hukum Polres Cilegon. Sementara saat menjabat Dirreskrimum Polda NTT, ia memimpin penanganan sejumlah perkara kriminal menonjol yang menjadi perhatian publik.
Sementara itu, Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha menekankan agar setiap pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan ritme kerja, memahami karakteristik wilayah, serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh jajaran maupun masyarakat.
“Pemahaman terhadap budaya organisasi dan kearifan lokal menjadi modal penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian di Kalimantan Selatan,” kata Kapolda Kalsel.
Dengan rekam jejak panjang sebagai penyidik, mulai dari menangani perkara korupsi di KPK hingga memimpin satuan reserse di berbagai daerah, kehadiran Kombes Pol Sigit Haryono diharapkan semakin memperkuat kinerja Ditreskrimsus Polda Kalimantan Selatan. (nurul octaviani)





