ALUH-ALUH, dnusantarapost.com – Warga pesisir Kecamatan Aluh-Aluh merasakan langsung manfaat penyaluran bantuan logistik dari BPBD Kabupaten Banjar dan Anggota Komisi III DPRD Banjar, Muhammad Saidi. Bantuan tersebut datang di tengah kondisi banjir rob yang kembali melanda beberapa hari terakhir.
Salah satu warga Desa Tanipah, H. Ahyani, menceritakan bahwa banjir rob terjadi berturut-turut pada Rabu, Kamis, dan Jumat, dengan ketinggian air mencapai sebetis orang dewasa. Meski dianggap sebagai fenomena yang sudah akrab bagi warga pesisir, Ahyani mengakui bahwa kondisi rob kali ini cukup mengganggu aktivitas harian.
“Airnya kadang naik mendadak. Ketinggiannya tidak menentu, kadang sebetis, kadang lebih rendah. Biasanya muncul sekitar dua sampai tiga jam, lalu surut,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa banjir rob biasanya muncul pada jam-jam tertentu, terutama malam hingga dini hari. Namun dalam beberapa hari terakhir, debit air yang naik dirasakan lebih tinggi dibanding hari biasa.
Kondisi tersebut membuat warga harus lebih waspada, terutama yang tinggal di rumah-rumah dekat bibir sungai dan muara. Karena itu, Ahyani menyambut baik bantuan yang disalurkan melalui jalur air oleh BPBD dan DPRD.
“Alhamdulillah bantuan ini sangat membantu kami. Apalagi kondisi air naik beberapa hari ini membuat sebagian warga tidak bisa beraktivitas seperti biasa. Kami merasa diperhatikan,” tuturnya.
Ia mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dan wakil rakyat yang turun langsung membawa kebutuhan pokok ke Desa Tanipah, Bakambat, dan Labat Muara, meski harus menempuh jalur sungai.
Bagi warga pesisir, rob yang datang hampir setiap tahun memang sudah menjadi bagian dari kehidupan. Namun pada puncak musim pasang terutama November hingga Januari dukungan logistik sangat berarti untuk menjaga ketahanan warga menghadapi kondisi alam tersebut. (nurul octaviani)






