Selesaikan Pelatihan Teknis Penanggulangan Bencana SDMT, Kalaksa BPBD Balangan : Istimewa

BALANGAN, dnusantarapost.com – Para Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) dari berbagai kabupaten dan kota di Indonesia baru saja menyelesaikan Pelatihan Teknis Penanggulangan Bencana Senior Disaster Management Training (SDMT) yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Pelatihan ini berlangsung di Ina DRTG Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dari 21 Oktober hingga 1 November 2024.

Bacaan Lainnya

Kalaksa BPBD Balangan, Rahmi, mengungkapkan bahwa pelatihan ini adalah kesempatan yang sangat istimewa. Pasalnya, ini adalah pertama kalinya pelatihan SDMT diadakan, dan hanya diikuti oleh para Kalaksa BPBD dari seluruh Indonesia.

“Bangga bisa menjadi angkatan pertama mengikuti Diklat SDMT ini,” ujarnya.

Pelatihan SDMT yang berlangsung selama dua minggu ini tidak hanya menitikberatkan pada teknis penanganan bencana, tetapi juga bertujuan menyamakan pemahaman antara pimpinan dan tim lapangan.

“Biasanya yang dilatih adalah petugas di lapangan, namun kali ini para Kalaksa BPBD juga dilatih agar memiliki pemahaman yang sama dengan tim lapangan,” jelas Rahmi.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan berbagai materi komprehensif tentang kebencanaan, termasuk kesiapsiagaan, mitigasi, penanganan darurat, fase rehabilitasi dan rekonstruksi, hingga manajemen logistik dan peralatan.

Rahmi menambahkan bahwa pelatihan ini juga menjadi kesempatan bagi para Kalaksa untuk saling mengenal dan mempererat persaudaraan.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat mempersiapkan para Kalaksa dalam menghadapi bencana dengan kerja sama pentaheliks, yaitu kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan media. Selain materi teknis, peserta juga menjalani latihan kedisiplinan dan kekompakan.

“Semakin sering berlatih, semakin terasah kemampuan para pemimpin ini dalam menjalankan fungsi komando saat bencana terjadi,” kata Suharyanto.

Ia juga berpesan agar kedisiplinan dan semangat yang diperoleh dari pelatihan ini disebarluaskan kepada tim di wilayah masing-masing.

Lebih lanjut, Suharyanto berharap agar para peserta SDMT 2024 dapat menjadi mentor bagi angkatan selanjutnya.

“Kalian diharapkan menjadi pengajar bagi angkatan selanjutnya, agar pengetahuan dan semangat yang kalian miliki tetap terjaga dan dapat diwariskan,” pungkasnya.

Pelatihan SDMT ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan BPBD di seluruh Indonesia dalam menghadapi bencana dan memastikan koordinasi yang lebih baik antara para pengambil keputusan dan tim lapangan.

Pos terkait