BANJARMASIN, dnusantarapost.com — Pemerintah Kota Banjarmasin memperkuat koordinasi dengan Dewan Pertahanan Nasional (DPN) untuk menjaga ketahanan daerah, mengantisipasi ancaman siber, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Penguatan koordinasi tersebut dibahas dalam kunjungan Tim Kedeputian Geostrategi DPN yang dipimpin Marsma TNI Agus Wahyudi di ruang kerja Wali Kota Banjarmasin, Selasa (13/10/2026).

Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, didampingi sejumlah kepala badan dan dinas terkait, menyambut kunjungan tersebut. Dalam pertemuan itu, ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah Kalimantan Selatan.
Yamin juga memaparkan potensi ancaman bencana di Kota Banjarmasin. Menurut dia, kebakaran yang terjadi di wilayah kota umumnya melanda permukiman warga, sedangkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lebih banyak terjadi di kabupaten sekitar.
“Di Kota Banjarmasin, kebakaran yang sering terjadi umumnya berupa kebakaran rumah. Sementara itu, untuk kebakaran hutan dan lahan, sebagian besar terjadi di wilayah kabupaten sekitar,” ujar Yamin.
Sementara itu, Marsma TNI Agus Wahyudi menjelaskan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan DPN, termasuk tugas, fungsi, dan agenda strategis lembaga yang dibentuk pada 2024 itu.
Tim DPN juga menjadwalkan sosialisasi lanjutan mengenai penguatan ketahanan nasional dan daerah pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan tersebut ditujukan untuk mendorong kesiapsiagaan jajaran pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai potensi ancaman.
Melalui pertemuan tersebut, Pemko Banjarmasin dan DPN membahas penguatan koordinasi pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam menjaga ketahanan wilayah serta mengantisipasi ancaman siber dan potensi bencana. (Alf/Vina)





