Anugerah Komvas 2026 Resmi Diserahkan, Bappeda Litbang Banjarmasin Kawal Keberlanjutan Inovasi SKPD

BANJARMASIN, dnusantarapost.com — Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappeda Litbang) menyerahkan Anugerah Kompetisi Inovasi Kota Banjarmasin (Komvas) 2026 di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Senin (5/10/2026).

Anugerah tersebut diberikan kepada jajaran perangkat daerah, aparatur sipil negara (ASN), akademisi, dan masyarakat umum yang menghasilkan inovasi untuk mendukung tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat Kota Banjarmasin.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang. Ia meminta inovasi yang telah meraih penghargaan tidak berhenti pada pencapaian kompetisi, tetapi diterapkan secara nyata.

“Selamat kepada para pemenang inovasi tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Bappeda Litbang. Tentunya para pemenang tidak hanya berhenti saat inovasinya meraih juara. Kita berharap inovasi ini bisa diterapkan dan direalisasikan di Kota Banjarmasin untuk pelayanan kepada masyarakat, pelayanan publik, dan tata kelola pemerintahan,” ujar Yamin.

Yamin juga meminta jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin terus mengembangkan kreativitas dan inovasi, bukan semata-mata untuk memperoleh penghargaan.

Kepala Bappeda Litbang Kota Banjarmasin, Ir. Suri Sudarmadiyah, mengatakan proses seleksi Komvas 2026 dilakukan melalui tahapan administrasi, proposal, hingga presentasi di hadapan tim juri.

Penilaian melibatkan tim juri dari berbagai lembaga, antara lain BSKDN Kementerian Dalam Negeri, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian PANRB, Breda Provinsi, Lembaga Administrasi Negara (LAN), Bank Kalsel, serta penggiat lingkungan.

Dari 74 pendaftar yang mengikuti kompetisi pada seluruh kategori, sebanyak 37 peserta lolos seleksi administrasi dan proposal. Dari jumlah tersebut, 36 peserta kemudian mempresentasikan inovasinya di hadapan tim juri.

Menurut Suri, penilaian tidak hanya mempertimbangkan kebaruan sebuah ide. Tingkat kematangan dan keberlanjutan implementasi inovasi juga menjadi bagian penting dalam penilaian.

“Inovasi ini diharapkan bukan hanya berhenti di penganugerahan. Karena inovasi yang diikutsertakan ini minimal sudah berusia dua tahun dan sudah dipakai, kami akan melakukan evaluasi terhadap keberlanjutannya, apakah memperpendek dan mempercepat proses pelayanan. Poin utamanya adalah inovasi tersebut harus tetap implementatif dan berkelanjutan,” kata Suri.

Komvas 2026 memberikan penghargaan dalam lima kategori utama, yakni Masyarakat Umum, Inovasi Tematik Banjarmasin Circular Economy, Perangkat Daerah/BUMD, ASN, serta Akademisi/Pendidik.

Pada kategori Perangkat Daerah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjarmasin meraih Juara I melalui inovasi “KIA PLUS”. Disdukcapil juga dinobatkan sebagai SKPD Terinovatif.

Melalui penganugerahan Komvas 2026, Pemerintah Kota Banjarmasin mendorong keberlanjutan inovasi yang telah dihasilkan agar dapat terus diterapkan, direplikasi, dan dikembangkan untuk mendukung pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan di Kota Banjarmasin. (Alf/Vina)

Pos terkait