Lantik 23 Pambakal, Saidi Mansyur Ingatkan Tantangan Kepemimpinan di Era Digital

MARTAPURA, dnusantarapost.com – Sebanyak 23 Pambakal (Kepala Desa) di Kabupaten Banjar resmi dilantik Bupati Banjar H Saidi Mansyur di Bukit Bintang Park and Resort, Kecamatan Karang Intan, Senin (7/9/2026) siang.

Dari 23 Pambakal tersebut, 20 orang merupakan hasil Pemilihan Pambakal Serentak 2026. Sedangkan tiga lainnya merupakan Pambakal yang dilantik melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).

Bacaan Lainnya

Usai pelantikan, Saidi Mansyur memberikan sejumlah arahan kepada para Pambakal yang akan memimpin pemerintahan desa selama masa jabatan mereka.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah perubahan pola komunikasi masyarakat di tengah era keterbukaan informasi dan pesatnya perkembangan media sosial.

Saidi mengatakan, kondisi tersebut membuat masyarakat semakin kritis dalam menilai kinerja pemerintah desa. Berbagai kebijakan hingga pelayanan kepada warga kini dapat dengan cepat diketahui dan menjadi perhatian publik.

“Sekarang tentunya era terbuka, media sosial sangat terbuka, masyarakat juga kritis secara langsung maupun juga lewat media,” ujar Saidi.

Karena itu, ia meminta Pambakal tidak mempersulit urusan masyarakat. Pelayanan publik harus dibuat lebih sederhana, cepat dan memberikan kemudahan bagi warga.

“Pelayanan publik harus bisa lebih baik lagi. Hal-hal yang memang rumit itu jangan dipersulit,” tegasnya.

Jangan Bekerja Sendiri

Selain pelayanan publik, Saidi meminta Pambakal membangun sinergi dengan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat desa.

Menurutnya, Pambakal tidak dapat menjalankan pemerintahan seorang diri. Komunikasi dan kolaborasi perlu dibangun bersama BPD, sekretaris desa, perangkat desa serta unsur masyarakat lainnya.

Termasuk menggandeng tokoh agama, tokoh masyarakat dan kalangan pemuda.

“Tokoh-tokoh, baik itu tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda desa juga harus dikolaborasikan sehingga mereka bisa bekerja dengan rasa kebersamaan, bukan sendirian,” paparnya.

Saidi menilai keterlibatan berbagai elemen masyarakat akan memperkuat pelaksanaan pembangunan sekaligus menciptakan rasa memiliki terhadap program yang dijalankan pemerintah desa.

Dorong Regenerasi Kepemimpinan Desa

Dalam pelantikan tersebut, Saidi juga menyoroti munculnya sejumlah Pambakal berusia muda. Dari tiga Pambakal yang dilantik melalui mekanisme PAW, salah satunya merupakan perempuan.

Menurut Saidi, hadirnya generasi muda menjadi bagian dari regenerasi kepemimpinan di tingkat desa. Energi dan gagasan baru diharapkan dapat memberikan warna dalam pembangunan.

“Selanjutnya melalui mekanisme secara perundang-undangan nanti dilaksanakan oleh usia muda dan juga cukup banyak yang muda-muda seperti itu,” ungkapnya.

Ia berharap semangat generasi muda tersebut dapat dipadukan dengan pengalaman serta dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Spirit pembangunan nantinya ke depan sehingga bisa dikolaborasi dengan mudah,” ujarnya.

Pambakal Baru Diminta Bergerak Cepat

Saidi juga mengingatkan para Pambakal untuk segera memahami tugas pemerintahan, termasuk tata kelola dan pengelolaan keuangan desa.

Dari 23 Pambakal yang dilantik, sekitar 11 orang disebut sudah memiliki pengalaman sebagai Pambakal. Sementara sisanya merupakan wajah baru dalam kepemimpinan desa.

Bagi Pambakal yang baru menjabat, Saidi meminta agar segera mempelajari tugas dan tanggung jawabnya sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi.

“Yang baru kurang lebih sembilan Pambakal harus segera mempelajari, segera bekerja dengan cepat,” katanya.

Ia juga meminta program pembangunan disesuaikan dengan karakteristik masing-masing desa. Menurutnya, setiap wilayah memiliki budaya, kultur, kebutuhan serta potensi yang berbeda.

Pambakal diharapkan mampu melihat kondisi tersebut sebagai dasar dalam menentukan arah pembangunan selama masa kepemimpinannya.

“Menyesuaikan dengan budaya dan kultur desa masing-masing, sehingga nantinya delapan tahun mereka diamanahi menjadi Pambakal ini bisa menjadi garda terdepan yang lebih baik lagi untuk pembangunan Kabupaten Banjar,” pungkas Saidi. (nurul)

Pos terkait