Dinkes Tanah Laut Bagikan Masker di Sekolah dan Jalanan

PELAIHARI, dnusantarapost.com – Kemarau panjang yang disertai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai berdampak terhadap kesehatan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut (Tala). Salah satu yang mengalami peningkatan cukup tajam yakni kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Kondisi tersebut mendapat perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Tala. Sebagai langkah pencegahan terhadap dampak kabut asap, Dinkes membagikan masker secara gratis kepada masyarakat dan pelajar di wilayah terdampak.

Bacaan Lainnya

Pembagian masker dipusatkan di MI Darul Aman dan MTs Darul Amanah, Desa Pandahan, Kecamatan Bati-Bati, Senin (24/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinkes Tala dr. Hj. Isna Farida, M.Kes., bersama Camat, Kapolsek, Danramil, perwakilan SKPD serta unsur terkait lainnya.

Isna mengungkapkan, peningkatan kasus ISPA di Tala terjadi cukup signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan mulai terlihat sejak pekan ke-29 hingga pekan ke-32.

“Dampak dari kemarau panjang tidak hanya karena karhutla, tapi kemarau yang panjang juga mengakibatkan kasus ISPA di Kabupaten Tala meningkat cukup signifikan. Sampai dengan minggu ke-32 itu tercatat sekitar 751 kasus,” ujar Isna.

Menurutnya, angka tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Jika pada pekan yang sama tahun lalu jumlah kasus berada di kisaran 450 kasus, tahun ini angkanya telah mencapai sekitar 750 kasus.

“Kalau tahun lalu di minggu yang sama angkanya sekitar 450-an, sedangkan tahun ini mencapai 750-an kasus. Kebakaran hutan dan kemarau tahun ini memang jauh lebih parah,” jelasnya.

Ia menyebut, kondisi cuaca ekstrem ditambah meningkatnya intensitas kebakaran lahan menjadi salah satu faktor yang memperburuk situasi.

Dari pemetaan Dinkes Tala, sejumlah wilayah tercatat memiliki konsentrasi kasus ISPA cukup tinggi. Di antaranya Kecamatan Bati-Bati, Desa Kait-Kait, Kecamatan Tambang Ulang, serta sebagian wilayah Kecamatan Kurau dan Bumi Makmur.

Melalui pembagian masker tersebut, Dinkes Tala berharap masyarakat, khususnya pelajar, dapat lebih terlindungi saat beraktivitas di luar ruangan.

Dinkes juga mengimbau masyarakat menjaga daya tahan tubuh, mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak serta disiplin menggunakan masker selama kondisi kemarau dan karhutla masih berlangsung. (tata)

Pos terkait