Gubernur Muhidin dan Menag RI Nasaruddin Umar Ajak Perkuat Kerukunan di Kalsel

BANJARMASIN, dnusantarapost.com Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menegaskan komitmen menjadikan Kalsel sebagai pilar dalam merawat kehidupan beragama yang harmonis dan toleran.

Hal itu disampaikan H. Muhidin saat bersilaturahmi dengan Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar dan tokoh agama se-Kalimantan Selatan di Mahligai Pancasila Banjarmasin, Minggu (9/8/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut, H. Muhidin didampingi Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman.

Setibanya di lokasi, Menteri Agama Nasaruddin Umar disambut lantunan shalawat dari grup hadrah. Penyambutan dilanjutkan dengan tarian Radap Rahayu sebagai bagian dari prosesi adat masyarakat Banjar untuk menyambut tamu kehormatan.

Silaturahmi juga diisi doa bersama lintas agama yang dipimpin secara bergiliran oleh perwakilan agama Islam, Kristen Katolik, Kristen Protestan, Hindu, dan Buddha.

Dalam sambutannya, H. Muhidin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Agama Nasaruddin Umar yang hadir untuk bersilaturahmi dengan tokoh agama dan jajaran Kementerian Agama di Kalimantan Selatan.

“Kunjungan Bapak Menteri tentunya juga memperkuat kolaborasi dan sinergi kita untuk mempertahankan kehidupan beragama yang harmonis dan toleran,” ujar Muhidin.

Ia menegaskan, Kalimantan Selatan diharapkan dapat terus berperan dalam menjaga kehidupan beragama dalam bingkai persatuan dan persaudaraan.

“Insya Allah Kalsel akan jadi pilar Indonesia dalam merawat kehidupan beragama dalam bingkai persatuan dan persaudaraan,” lanjutnya.

Menurut Muhidin, Kalimantan Selatan dikenal memiliki masyarakat yang agamis. Hal itu, kata dia, tercermin dari semaraknya berbagai kegiatan keagamaan serta keberadaan forum-forum keagamaan yang terus aktif.

Kunjungan Menteri Agama juga diharapkan semakin memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam pengembangan pendidikan keagamaan serta penguatan pesantren.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan sejumlah arahan mengenai pentingnya menjaga hubungan antarumat beragama serta membangun sikap arif terhadap alam semesta.

Menurut Nasaruddin, hubungan yang baik dengan alam akan memberikan dampak positif bagi kehidupan manusia. Sebaliknya, tindakan merusak alam, seperti membakar dan menebang pohon secara tidak bertanggung jawab, dapat menimbulkan bencana bagi manusia.

“Jangan memusuhi alam, jangan membakar alam, jangan merusak alam,” pesan Nasaruddin.

Ia juga menekankan pentingnya persatuan umat beragama, hubungan antarumat beragama, serta persatuan antara pemerintah dan masyarakat.

Menurutnya, persatuan tersebut penting karena gangguan atau konflik yang terjadi di tengah masyarakat dapat menimbulkan dampak yang besar.

Pada kesempatan itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan H. Muhammad Tambrin menyampaikan laporan mengenai kondisi kehidupan keagamaan di Kalsel yang berlangsung rukun dan damai.

Tambrin juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur H. Muhidin yang telah mendukung dan memfasilitasi penyelenggaraan silaturahmi Menteri Agama dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Kalimantan Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Provinsi Kalsel H. Supian HK, Kepala Kepolisian Daerah Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Kalsel Brigjen Sentot Adi Dharmawan, Komandan Lanal Banjarmasin Letkol Laut (P) Galih Nurna Putra, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb. Hilman L.P. Ambarita, kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Kalsel, ulama dan tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, serta pimpinan organisasi keagamaan lainnya.

Usai menghadiri silaturahmi, Menteri Agama Nasaruddin Umar melanjutkan agenda ke Masjid Raya Sabilal Muhtadin untuk mengisi kegiatan tablig akbar setelah salat zuhur. (Alf)

Pos terkait