HAN ke-42 Banjarmasin, Pemko Perkuat Komitmen Penuhi Hak dan Lindungi Anak

BANJARMASIN, dnusantarapost.com Wali Kota Banjarmasin H.M. Yamin HR menghadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 tingkat Kota Banjarmasin di Aula Kayuh Baimbai, Kompleks Balai Kota Banjarmasin, Kamis (6/8/2026) pukul 09.00 Wita.

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) tersebut menjadi wadah ekspresi bagi anak-anak sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak serta memberikan perlindungan kepada anak.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Wali Kota H.M. Yamin HR mengaku bahagia melihat antusiasme dan keceriaan anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa membangun generasi penerus merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

“Di kemeriahan dan kebahagiaan hari ini, kita biarkan anak-anak untuk berekspresi. Tentunya ini menjadi PR besar bagi kita, Pemerintah Kota Banjarmasin dan seluruh jajaran, termasuk orang tua serta bapak ibu guru yang mengajar. Saya secara pribadi dan pemerintah mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada bapak ibu guru yang tidak lelah mengajar dan menjaga mereka. Harapan kita, ke depan terus kita jaga dan rawat agar anak-anak ini menjadi generasi penerus yang hebat, berkarakter, dan menjadi pemimpin masa depan,” ujar Yamin HR.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Hj. Neli Listriani, mengajak seluruh pihak mendukung tiga gerakan utama dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Ketiga gerakan tersebut meliputi penguatan program Wajib Belajar 13 Tahun yang diawali satu tahun pendidikan pra-sekolah (PAUD), penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, serta pembatasan penggunaan gawai pada anak.

“Hari ini kami mengampanyekan 13 tahun wajib belajar, utamanya satu tahun pra-sekolah untuk anak-anak PAUD dan TK. Ini sangat penting untuk pembentukan karakter sebelum anak masuk ke jenjang SD. Pemerintah tentunya menyiapkan fasilitas publik yang ramah anak, didukung peran orang tua dan sekolah agar anak-anak siap bersosialisasi,” kata Hj. Neli Listriani.

Sementara itu, Kepala DPPPA Kota Banjarmasin, H. M. Ramadhan, mengatakan peringatan HAN menjadi bentuk nyata komitmen Pemerintah Kota Banjarmasin dalam melaksanakan Konvensi Hak Anak.

Menurutnya, sebagai bentuk apresiasi kepada anak-anak, Pemerintah Kota Banjarmasin akan menggratiskan 1.000 tiket masuk ke Taman Satwa Jahri Saleh pada Sabtu dan Minggu mendatang dalam rangka Festival Sayang Anak yang diselenggarakan Forum Anak.

“Puncak peringatan HAN ke-42 ini menegaskan bahwa anak adalah masa depan kita. Banjarmasin berkomitmen melaksanakan Konvensi Hak Anak dan pemenuhan hak anak semaksimal mungkin. Sebagai bentuk apresiasi, pada hari Sabtu dan Minggu nanti kita gratiskan 1.000 tiket masuk anak-anak di Taman Satwa Jahri Saleh untuk Festival Sayang Anak oleh Forum Anak,” ungkap Ramadhan.

Di sisi lain, Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Banjarmasin, Susan, S.ST.Gizi, mengungkapkan masih tingginya tantangan perlindungan anak di Kota Banjarmasin.

Hingga Juni 2026, UPTD PPA telah menangani 143 kasus kekerasan terhadap anak, meningkat dibandingkan kecenderungan periode sebelumnya dan menunjukkan semakin tingginya keberanian masyarakat untuk melapor.

Data tersebut mencatat 26 korban anak laki-laki, 39 korban anak perempuan, serta 16 anak laki-laki yang berstatus sebagai Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). Menurut Susan, berbagai faktor memengaruhi kondisi tersebut, termasuk dampak negatif penggunaan gawai yang tidak terkontrol.

Melalui kolaborasi Pemerintah Kota Banjarmasin, Bunda PAUD, DPPPA, UPTD PPA, tenaga pendidik, serta orang tua, Pemko Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan lingkungan yang aman, sehat, inklusif, dan ramah anak demi mendukung tumbuh kembang generasi penerus di Kota Baiman. (Alf/Vina)

Pos terkait