Pemkot Banjarbaru Siagakan Personel Hadapi Ancaman Karhutla dan Kekeringan

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

BANJARBARU, dnusantarapost.com – Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar Apel Siaga Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Kekeringan Tahun 2026 di Lapangan dr. Murdjani, Selasa (4/8/2026). Apel dipimpin Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, sebagai bentuk kesiapan menghadapi potensi bencana pada musim kemarau.

Dalam kesempatan tersebut, Sirajoni membacakan amanat Wali Kota Banjarbaru yang menekankan bahwa penanganan Karhutla dan kekeringan memerlukan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah.

Bacaan Lainnya

“Kesiapsiagaan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam mengurangi risiko bencana,” ujarnya.

Pemerintah Kota Banjarbaru juga telah menetapkan status siaga darurat Karhutla dan kekeringan Tahun 2026.

Penetapan itu diharapkan mempercepat mobilisasi personel, peralatan, serta langkah penanganan apabila terjadi kebakaran maupun dampak kekeringan.

Selain kesiapan penanganan, Sirajoni meminta seluruh instansi lebih mengutamakan langkah pencegahan. Patroli di kawasan rawan, pemantauan berkala, penguatan koordinasi lintas sektor, hingga respons cepat terhadap laporan titik api diminta terus ditingkatkan.

“Jangan menunggu kebakaran membesar baru kita bergerak,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi memicu kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan sejak dini.

Menurutnya, keberhasilan mengendalikan Karhutla tidak hanya bergantung pada kesiapan pemerintah, tetapi juga dukungan dan kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan selama musim kemarau. (nurul octaviani)

Pos terkait