BALANGAN, dnusantarapost.com – Penutupan Balangan Islamic Festival 2026 di Komplek Perkantoran Tugu Maritam, Paringin Selatan, Senin (8/6/2026), diawali dengan pertunjukan teater dari Sanggar Seni RnD Bayang RieNdoe bertajuk Dari Satu Menjadi Dua yang Kuat. Pementasan tersebut mengangkat sejarah pemekaran Kabupaten Balangan dari Kabupaten Hulu Sungai Utara sebagai daerah induknya.
Bupati Balangan Abdul Hadi mengatakan, kisah pemekaran yang ditampilkan melalui drama tersebut menjadi pengingat bahwa tujuan pembentukan Kabupaten Balangan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan, meski Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Balangan mengalami penurunan, pemerintah daerah tetap mempertahankan program beasiswa bagi 1.000 sarjana asal Balangan. Selain itu, bantuan pendidikan juga terus diberikan kepada para santri yang menempuh pendidikan hingga ke luar negeri.
“Meskipun APBD Kabupaten Balangan mengalami penurunan, pemerintah daerah tetap mempertahankan program beasiswa 1.000 sarjana bagi masyarakat Balangan. Selain itu, bantuan pendidikan juga diberikan kepada santri yang menempuh pendidikan hingga ke luar negeri,” ujar Abdul Hadi.
Pada kesempatan yang sama, Abdul Hadi juga mengumumkan program jaminan pendidikan bagi anak yatim. Pemerintah Kabupaten Balangan akan menanggung biaya pendidikan anak yang ayahnya meninggal dunia mulai 1 Juli 2026 hingga jenjang perguruan tinggi.
Selain menonjolkan nilai keagamaan, menurutnya Balangan Islamic Festival turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Selama penyelenggaraan festival, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pedagang kaki lima (PKL) memperoleh peluang meningkatkan pendapatan melalui aktivitas perdagangan di kawasan acara.
“Satu hal yang membanggakan dari kegiatan ini, meskipun bersifat religius, Balangan Islamic Festival juga memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM dan PKL yang berjualan di area kegiatan,” katanya.
Abdul Hadi berharap Balangan Islamic Festival pada tahun mendatang dapat dikemas lebih baik sehingga manfaatnya semakin luas bagi masyarakat.
Rangkaian penutupan festival ditutup dengan penampilan penyanyi religi Opick yang membawakan sejumlah lagu, di antaranya Tombo Ati, Ya Maulana, Rapuh, Husnul Khatimah, Alhamdulillah, dan Shollu Ala Muhammad. Ribuan pengunjung tampak menikmati penampilan tersebut hingga acara berakhir dalam suasana religius. (Alf)





