BANJARMASIN, dnusantarapost.com – Sejumlah pedagang di Banjarmasin menyebut harga beras eceran masih relatif stabil, meskipun terjadi kenaikan pada beras jenis mayang, Selasa (14/04/2026).
Kondisi ini mulai menimbulkan kekhawatiran di kalangan pembeli, mengingat kenaikan harga beras berpotensi diikuti bahan kebutuhan pokok lainnya.
Salah seorang pedagang beras, Muhaimin, mengatakan stok beras yang dijual saat ini masih didominasi beras lokal.
Menurutnya, hingga kini belum ada pemberitahuan resmi dari pemasok terkait perubahan harga secara umum.
“Untuk beras lokal tidak ada kenaikan. Hanya beras mayang yang naik dari Rp15 ribu menjadi Rp19 ribu per kilogram. Kami juga tidak menjual beras luar, hanya beras lokal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, perubahan harga biasanya baru terjadi setelah pemasok melakukan pembelian stok baru dengan harga yang lebih tinggi.
Kondisi harga beras ini menjadi perhatian pedagang dan masyarakat dalam menjaga daya beli serta kestabilan kebutuhan pokok di Kota Banjarmasin, dnusantarapost.com.





