MARTAPURA – Momen Idul Adha 1446 Hijriah menjadi waktu yang sangat berarti bagi para warga binaan di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Sabtu (7/6), sebanyak 315 orang pengunjung datang silih berganti—mulai dari ayah, ibu, pasangan, anak-anak, hingga sahabat—untuk menjenguk orang terkasih yang tengah menjalani masa pembinaan.
Sejak pagi, suasana di ruang kunjungan terasa hangat dan penuh haru. Senyum bahagia, pelukan erat, dan tatapan penuh rindu terlihat di antara warga binaan dan keluarga yang datang.
Antrean panjang berjalan dengan tertib, didukung kesigapan petugas yang memastikan kunjungan berjalan lancar dan nyaman.
“Saya bersyukur bisa memeluk anak saya di hari besar seperti ini. Rasanya seperti diberi energi baru. Melihat dia sehat dan masih semangat, itu sudah cukup bagi saya,” ujar Hariyati, yang datang dari jauh untuk bertemu sang putra.
Kalapas Narkotika Karang Intan, Edi Mulyono, menjelaskan bahwa pihak lapas telah menyiapkan segala keperluan untuk menunjang pelaksanaan kunjungan dengan aman dan tertib.
“Kami ingin kunjungan ini menjadi ruang silaturahmi yang hangat, menghadirkan kebahagiaan bagi warga binaan dan keluarga, sejalan dengan semangat pengorbanan dan kasih sayang di Idul Adha,” tuturnya.
Yang membuat momen ini semakin istimewa, Lapas menghadirkan penampilan spesial dari Diamond Band, grup musik warga binaan. Lagu-lagu religi dan bertema keluarga yang dibawakan sukses mencairkan suasana dan menyentuh hati para pengunjung.
Beberapa tamu bahkan ikut naik ke panggung, menyumbangkan lagu dan menambah keakraban yang terasa begitu kuat siang itu.
Kunjungan Idul Adha ini bukan sekadar temu rindu, tetapi juga menjadi bukti kuat bahwa dukungan keluarga adalah salah satu pilar penting dalam proses pembinaan dan harapan untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan. (nurul octaviani)





