MEDAN – PLN Icon Plus bersama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) resmi menjalin kemitraan strategis guna mempercepat transformasi digital dan transisi energi bersih di seluruh wilayah kabupaten di Indonesia.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangkaian Musyawarah Nasional VI APKASI 2025 yang berlangsung di Minahasa Utara, Jumat (30/5/2025).
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PLN Icon Plus, Ari Rahmat Indra Cahyadi, dan Penjabat Sementara Ketua Umum APKASI, Mochamad Nur Arifin, disaksikan oleh para kepala daerah yang hadir.
Melalui kolaborasi ini, PLN Icon Plus akan berperan dalam pengembangan jaringan telekomunikasi, penyediaan solusi digital, serta pembangunan infrastruktur energi baru dan terbarukan (EBT), seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan fasilitas pendukung kendaraan listrik (electric vehicle / EV).
Direktur Utama PLN Icon Plus, Ari Rahmat, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem komunikasi dan energi hijau yang inklusif dan berkelanjutan.
“Melalui sinergi dengan APKASI, kami berkomitmen menghadirkan infrastruktur telekomunikasi canggih dan solusi energi berkelanjutan demi kemajuan daerah yang terhubung dan ramah lingkungan,” ujar Ari.
PLN Icon Plus juga memastikan penyediaan jaringan fiber optik berkecepatan tinggi sebagai tulang punggung transformasi digital di daerah, sekaligus mendukung percepatan adopsi energi ramah lingkungan.
Sinergi ini diharapkan mampu menjangkau hingga ke wilayah-wilayah terpencil, membuka peluang pembangunan ekonomi hijau yang inklusif serta mempercepat pencapaian target pembangunan berkelanjutan (SDGs) di tingkat kabupaten.
Kerja sama ini sejalan dengan visi PLN Group untuk menyediakan solusi energi masa depan yang efisien, bersih, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat digital yang terus berkembang.
Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan kabupaten-kabupaten di Indonesia yang lebih cerdas, terhubung, dan berorientasi pada gaya hidup hijau. (nurul octaviani)





