Apakah Jumran Membunuh Juwita dengan Cara Ini? 

BANJARBARU – Saksi tambahan yakni Madan yang merupakan salah satu atlet MMA memberikan keterangannya dalam sidang ketiga dengan terdakwa Jumran, Senin (19/5/2025) 

Menariknya, Madan mempergakan beberapa gerakan kuncian mematikan dalam jurus beladiri yang bisa membuat lawan meregang nyawa hitungan menit. 

Kuncian atau jurus itu bernama kuncian NRC atau piting. Sekilas gerakan ini seperti pitingan. Namun, jika dilihat lebih jeli, jurus ini membuat jalan nafas lawan tertutup. 

“Kalau tanding dan kita mengeluarkan jurus ini biasanya langsung dihentikan,” ujar Madan. 

Hakim Anggota 2, Mayor Kum Sri Kresno Haryo Wibowo bertanya kepada Madan, apakah jurus itu bisa membuat leher lawan patah. 

“Tidak bisa bikin patah, tapi langsung meninggal karena menutup jalan nafas,” ujarnya. 

Jurus ini bisa dilakukan dalam posisi duduk, berdiri maupun rebahan. Madan juga memperagakan penggunaan jurus jika dalam posisi rebahan. 

Madan dihadirkan dalam sidang sebagai saksi tambahan karena pada tanggal 22 Maret 2025 ia ada di mes atlet MMA Trikora Banjarbaru. 

Namun, Madan tidak mengetahui bahwa Jumran ada di sekitaran atau berkunjung ke Mess Atlet karena ia tidur sejak pagi dan baru bangun menjelang maghrib. 

“Kalau dari segi fisik saya akui Jumran memang kuat,” pungkas Madan. (nurul octaviani)

Pos terkait