BALANGAN, dnusantarapost.com – Polres Balangan mencatat keberhasilan signifikan dalam pelaksanaan Operasi Sikat Intan 2025 yang digelar sejak 1 hingga 14 Mei 2025.
Sebanyak 35 tersangka berhasil diamankan dari total 27 kegiatan penindakan yang menyasar berbagai tindak kejahatan, baik yang termasuk dalam target operasi (TO) maupun non-TO.
Wakapolres Balangan, Kompol Muhammad Irfan, mewakili Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi, menyampaikan hasil tersebut dalam konferensi pers yang digelar di Aula Pesat Gatra Tantya Sudhirajati, Kamis (15/5/2025).
“Operasi ini menjadi bukti keseriusan kami dalam memberantas premanisme dan kejahatan jalanan. Penindakan dilakukan secara terukur, dan terhadap pelaku yang bisa dibina, kami lakukan pembinaan sebagai langkah preventif,” tegas Kompol Irfan.
Dari total tersangka yang diamankan, 22 orang diproses hukum, sementara 13 lainnya menjalani pembinaan secara terukur melalui pendekatan non-yustisial.
Dalam operasi ini, berbagai satuan fungsi di Polres Balangan turut terlibat diantaranya dari Unit Reskrim menangani sembilan laporan polisi, yang terdiri atas satu kasus judi online/togel, tujuh kasus pencurian dengan pemberatan, serta satu kasus percobaan pencurian. Seluruh kasus diproses berdasarkan Pasal 363 jo Pasal 53 KUHP.
Satresnarkoba menangani empat kasus narkotika. Dua kasus ditangani di tingkat Polres, satu di Polsek Lampihong, dan satu di Polsek Awayan. Delapan tersangka berhasil diamankan, dengan barang bukti sabu-sabu seberat kurang dari satu gram.
Unit Samapta menangani lima kasus tindak pidana ringan (tipiring) dari berbagai polsek, dengan sepuluh tersangka. Termasuk di antaranya satu kasus balap liar, di mana satu tersangka telah ditindak melalui penilangan.
Sementara itu, 13 orang pelaku yang dianggap dapat dibina diberikan tindakan non-yustisial, terdiri atas tujuh orang dari kasus yang ditangani Reskrim, dua dari Samapta, dan empat dari jajaran Polsek.
Kompol Irfan menegaskan bahwa operasi ini merupakan bentuk nyata komitmen Polres Balangan dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, serta menekan angka kriminalitas yang meresahkan warga.
“Ke depan, kami akan terus meningkatkan patroli dan upaya pencegahan agar Balangan tetap menjadi wilayah yang aman bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.






