BANJARMASIN, dnusantarapost.com – Untuk mempercepat upaya pembangunan yang berkelanjutan, Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar acara Sosialisasi dan Diseminasi dari hasil Kelitbangan Tahun 2025 di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, senin (3/2).
Ada beberapa hasil yang didapati dalam penelitian dan kajian ini, diharapkan bisa mengubah arah kebijakan pembangunan kota dalam beberapa tahun ke depan.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Banjarmasin, Taufik Rivani, menegaskan ini menjadi bagian dari rangkaian upaya Pemko Banjarmasin untuk mengintegrasikan hasil-hasil penelitian dan kajian dalam rencana pembangunan kota.
Menurutnya, dari hasil ini tidak hanya akan menjadi laporan akademik, melainkan bahan utama dalam perumusan kebijakan yang langsung berdampak pada masyarakat.
“Kami ingin hasil-hasil penelitian ini tidak sekedar menjadi dokumen yang mengendap di rak, tetapi diterapkan dalam perencanaan dan kebijakan pembangunan kota,” ujarnya.
Setelah disosialisasikan, hasil-hasil kajian ini akan dibahas lebih lanjut dan diintegrasikan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dan Rencana Kerja (Renja) Pemerintah Daerah.
Hasil-hasil penelitian ini tentu akan diintegrasikan ke dalam RPJM lima tahunan dan Renja tahunan, yang dirancang untuk selaras dengan 22 program prioritas Wali Kota Banjarmasin terpilih.
Tak lupa, Taufik juga mengingatkan pentingnya kolaborasi pentahelix, yang melibatkan pemerintah, akademisi, LSM, dunia usaha, dan media, agar hasil penelitian ini dapat memberikan dampak yang maksimal bagi pembangunan kota.
“Pembangunan Banjarmasin tidak bisa berjalan sendiri. Kami butuh sinergi dari semua pihak, baik pemerintah, akademisi, LSM, maupun media untuk memastikan bahwa hasil penelitian ini dapat mengarah pada kebijakan yang menguntungkan masyarakat,” tandasnya. (Ahmad)






