MARTAPURA, dnusantarapost.com – Faktor curah hujan yang tinggi, beberapa kecamatan di Kabupaten Banjar dilanda banjir. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar per tanggal 25 Januari 2025, ada 8 kecamatan yang terendam banjir.
“Di antaranya, Kecamatan Martapura Timur, Martapura Barat, Martapura, Gambut, Sungai Tabuk, Astambul dan yang paling parah Cintapuri,” ujar Plt Kalak BPBD Banjar, Agus Siswanto.

Ketinggian air pun beragam, di Kecamatan Cintapuri, air mencapai pinggang orang dewasa. Sementara di Kecamatan Sungai Tabuk dan Gambut, sejumlah warga harus mengungsi karena rumah mereka terendam.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Banjar, Agus Siswanto mengatakan, per tanggal 25 Januari 2025, ada 57 desa yang terendam dan terdampak banjir.
“Totalnya ada 10.994 rumah yang terendam dan 36.887 warga yang terdampak,” ujar Agus.
Kendati demikian, BPBD Kabupaten Banjar langsung tanggap dan segera memberikan bantuan bagi korban banjir, seperti bantuan logistik.
“Warga yang tidak bisa beraktifitas lagi seperti biasa, itulah yang kita prioritaskan,” katanya.
Sementara bagi desa yang warganya masih bisa beraktifitas, BPBD Kabupaten Banjar siap memberikan bantuan logistik bagi mereka yang bersiap-siap membangun dapur umum di wilayahnya masing-masing.
“Logistik yang kita berikan itu stok logistik anggaran 2024, karena di tahun 2025 kami belum ada pembelanjaan,” tambahnya.
Sampai saat ini, status di Kabupaten Banjar masih siaga Bencana Banjir, Puting Beliung dan Tanah Longsor (Batingsor) yang sudah ditetapkan sejak November 2024 hingga April 2025.
“Mudah-mudahan tidak sampai tanggap darurat,” tutup Agus. (nurul octaviani)





