Masyarakat Sukaramai Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Sekaligus Haul Guru Sekumpul

BATOLA, dnusantarapost.com – Masyarakat desa Sukaramai, Kecamatan Belawang memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Haul Syekh K.H M. Zaini Bin Abdul Ghani Al Banjari 1446 H / 2025 M, Minggu (19/1/2025).

Bacaan Lainnya

Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW harus dapat dijadikan sebagai momentum untuk memotivasi diri guna meningkatkan amal ibadah kepada Allah SWT. Selain bertujuan untuk meningkatkan iman dan taqwa, kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj ini juga sebagai pencerahan jiwa dan introspeksi diri untuk mengaktualisasikan nilai-nilai agama, terutama meneladani Nabi Muhammad SAW untuk menata kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang lebih baik lagi.

Dengan demikian, berharap dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, dapat lebih baik menjalankan perintahnya sekaligus dapat menjauhi segala larangan-larangannya.

Pada peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW sekaligus Haul Syekh K.H M. Zaini Bin Abdul Ghani Al Banjari ini, Gusti Upi S.AP selaku PLT Kades Sukaramai mengatakan bahwa dalam peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW harus dapat dijadikan sebagai momentum untuk memotivasi diri guna meningkatkan amal ibadah kepada Allah SWT. Karena saat ini dengan adanya era digital untuk berbuat ibadah mudah, maksiat pun mudah juga.

“Sebagai masyarakat kita dituntut untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Karena dengan modal tersebut bisa mengantarkan kita semua dalam melaksanakan tugas secara baik. Agar keimanan dan ketaqwaan bisa berjalan baik maka kita selalu berupaya mendekatkan diri kepada Allah SWT, yaitu menjalankan perintahnya sekaligus dapat menjauhi segala larangannya, serta jadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai sumber inspirasi dalam menyongsong tugas-tugas mendatang,” ucap Kades.

Dengan memperingati Isra Mi’raj ini diharapkan bisa meningkatkan tingkat keimanan dan ketaqwaan sebagai umat manusia.

Sementara itu, Guru H Gazal Rahman dalam ceramahnya menjelaskan, Isra Mi’raj bukan hanya soal perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Mekah pada suatu malam dari Masjid Al-Haram menuju ke Masjid Al-Aqsa dan sampai ke Sidratul Muntaha, tetapi soalnya perjuangan Nabi Muhammad SAW kepada umatnya, yaitu perjuangan dimana yang awalnya Nabi Muhammad SAW mendapatkan perintah dari Allah SWT untuk umatnya menjalankan solat sebanyak 50 waktu menjadi 5 waktu yang sekarang ini kita kerjakan.

“Maka daripada itu marilah kita sama sama perkuat solat kita, agar kelak kita semua masuk ke surga nya Allah SWT,” ucapnya.

Dengan memperingati Isra Mi’raj ini diharapkan bisa meningkatkan tingkat keimanan dan ketaqwaan sebagai umat manusia.

“Banyak-banyak istighfar, memohon ampun dan minta pertolongan kepada Allah agar hati selalu dibukakan hidayah dan diperlembut untuk selalu senang mengerjakan ketaatan. Setiap kali malas dan menunda-nunda beribadah, ingat sesuatu hal, andai aku mati dalam keadaan seperti ini, bekal apa yang aku punya,” pungkas Guru H Gazali Rahman dalam ceramahnya.

Pos terkait