Waspada DBD! Satu Balita Kabupaten Banjar Meninggal Dunia

MARTAPURA, dnusantarapost.com – Sejak September hingga Desember 2024,
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha mencatat ada 9 orang pasien yang mengalami Demam Berdarah Dengue (DBD). 1 orang dari 9 pasien tersebut adalah balita berusia 3 tahun dan meninggal dunia pada Bulan Desember 2024.

Bacaan Lainnya

Wakil Direktur Pelayanan, Agus Dwi Karyanto pada Jumat (20/12/2024) mengatakan, Demam Berdarah Dengue rawan terjadi saat musim penghujan, seperti yang sekarang terjadi.

“Di musim penghujan, potensi DBD itu meningkat, di bulan ini ada 3 orang yang dirawat di rumah sakit kita karena DBD,” ungkapnya.

Tiga orang tersebut tidak hanya warga Kabupaten Banjar saja, namun ada juga warga warga Batola dan warga Banjarmasin.

Agus turut menyayangkan akibat DBD satu orang balita asal Kabupaten Banjar harus meregang nyawa. Ia mengatakan, balita tersebut datang ke RSUD Raza usai dirujuk rumah sakit lain dalam keadaan Dengue Shock Syndrom (DSS)

“Jadi dia datang dalam keadaan kritis, kesadarannya menurun dan langsung kita PICU. Namun sayangnya, kurang dari 24 jam balita itu meninggal dunia,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya Kabupaten Banjar agar waspada terhadap DBD dan memperhatikan lingkungan rumah masing-masing karena nyamuk DBD suka beraktivitas pada siang hari.

“Untuk masyarakat yang punya anak kecil, kalau bisa jangan ditinggalkan tidur siang dalam keadaan tanpa pengamanan apapun seperti kelambu atau lotion anti nyamuk,” ujarnya. (nurul octaviani)

Pos terkait