MARTAPURA, dnusantarapost.com – Berkat maraknya usaha kopi gerobakan 8000-an yang sedang ramai di wilayah Martapura, Banjarbaru dan sekitarnya, bengkel las pun kecipratan berkahnya.
Salah satu pengusaha bengkel las, Ahmad Anshari yang menjalankan usahanya di Jalan Melati, Desa Tunggul Irang Ulu, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar kebanjiran pesanan Gerobak Kopi dari berbagai daerah.
Bahkan selama empat bulan ini, ia sudah membuat hingga 70 gerobak kopi yang dikirim ke beberapa daerah, mulai dari Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura, Samarinda, Kotabaru hingga Pulau Jawa.

Saat disambangi pada Minggu (18//8/2024), ia sedang mengerjakan pesanan gerobak kopi milik pelanggannya seorang diri.
“Biasanya saya mengerjakan pagar saja, sekarang Alhamdulillah mengerjakan gerobak kopi, usaha bengkel las saya jadi ramai lagi,” ungkapnya kepada wartabanjar.com.
Gerobak Kopi yang ia garap biasanya sesuai keinginan pelanggan dan selesai dikerjakan kurang lebih empat hari.
Gerobak itu dibuat menggunakan aluminium composite panel (ACP) dan besi hollow yang kemudian dipasangi sepeda yang ia beli dari pemulung atau pengepul rongsokan.
“Biasanya ban sepeda, pedal dan rantainya saya ganti baru, baru saja las dan disatukan ke gerobaknya,” jelasnya lagi.
Namun, ada juga permintaan para pelanggan yang ingin gerobak kopinya dipasangi sepeda listrik dan motor. Ia mengatakan, gerobak tersebut dijual dengan harga bervariasi sesuai kebutuhan pelanggannya.
“Gerobak kotak atau standar kita beri harga 2,5 juta, gerobak yang bulat 2,4 juta dan gerobak yang pakai sepeda listrik atau motor harganya 6 juta,” jelas Ahmad Anshari lagi. (tata)





