TANAH LAUT, dnusantarapost.com – Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan (LK3) Banjarmasin, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kalimantan Selatan, AMBIN DEMOKRASI, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Tanah Laut, menggelar Diskusi Buku “Tionghoa Banjar dan Balaki Muntung” karya Noorholis Majid di Aula Dispusip Tanah Laut, Rabu (1/11).
Acara dibuka Sekda Tanah Laut, H. Dahnial Kifli. “Kami sangat mengapresiasi atas terbitnya buku Tionghoa Banjar dan Balaki Muntung serta diselenggarakannya diskusi ini sebagai bagian peningkatan literasi masyarakat terhadap buku-buku bacaan khususnya sejarah lokal Kalimantan Selatan”, terangnya.
Diskusi dipandu langsung penulis buku, mengangkat fenomena masyarakat Tionghoa Kalimantan Selatan dan keseharian masyarakat menggunakan kiasan pribahasa bahasa Banjar. “Tujuan terbitnya buku ini sebagai wadah berkomunikasi pada sejarah, melihat kebudayaan dan peningkatan literasi generasi Z”, ujarnya.
Diskusi tersebut dihadiri oleh para pelajar, mahasiswa dan sarjana, serta pengurus perpusdes di Kabupaten Tanah Laut.






Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.