BANJARMASIN, dnusantarapost.com — Pemerintah Kota Banjarmasin memperkuat pemanfaatan data sektoral sebagai dasar pengambilan keputusan dan penentuan prioritas pembangunan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Sosialisasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral di Aula Kayuh Baimbai, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda yang mewakili Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR.
Dalam arahannya, Pemkot Banjarmasin menekankan pentingnya mengubah paradigma pengelolaan data. Data tidak lagi hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan administratif dan pelaporan, tetapi harus menjadi landasan dalam menentukan kebijakan dan intervensi pembangunan.
Kepala Diskominfotik Kota Banjarmasin Febpry Ghara Utama mengatakan, seluruh perangkat daerah perlu mengolah data secara analitis. Hal itu diperlukan untuk menentukan skala prioritas serta bentuk intervensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kita harus mengubah cara pandang dari data untuk laporan menjadi data untuk keputusan,” pesan Wali Kota yang disampaikan Hj. Ananda, Rabu (7/10/2026).
Penguatan tata kelola data tersebut juga dilakukan melalui kolaborasi dengan dunia akademik. Salah satunya melalui penyelenggaraan Banjarmasin Datathon dan Smart City Ideathon 2026.
Ajang tersebut mendorong generasi muda dari berbagai perguruan tinggi untuk menghasilkan inovasi berbasis data. Sejumlah gagasan yang dikembangkan mencakup pemetaan infrastruktur permukiman hingga sistem informasi kesehatan.
Pemkot Banjarmasin berharap penguatan statistik sektoral dan kolaborasi dengan perguruan tinggi dapat mendukung penyediaan solusi terhadap berbagai persoalan perkotaan secara berkelanjutan. (Alf/Vina)





