Bupati Banjar Dukung Sensus Ekonomi 2026, Pendataan Sudah Capai 45 Persen

MARTAPURA, dnusantarapost.com – Bupati Banjar H Saidi Mansyur menjadi responden perdana Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar di Mahligai Sultan Adam, Senin (13/7/2026). Langkah tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Banjar terhadap pelaksanaan sensus yang tengah berlangsung.

Pendataan terhadap orang nomor satu di Kabupaten Banjar itu diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur.

Bacaan Lainnya

Saidi Mansyur mengatakan, data yang akurat memiliki peran penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh warga menyukseskan pelaksanaan sensus dengan menerima kedatangan petugas BPS.

“Data yang akurat akan menjadi landasan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh petugas sensus bekerja secara profesional, humanis, dan komunikatif agar proses pendataan berjalan lancar sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Petugas sensus merupakan wajah pemerintah di lapangan. Laksanakan tugas dengan ramah, santun, dan penuh tanggung jawab. Jadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai proses pengumpulan data, tetapi juga sebagai media edukasi mengenai pentingnya data yang valid bagi kemajuan daerah,” pesannya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi telah mengikuti pendataan di rumah dinasnya. Ia menilai Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam memotret kondisi perekonomian daerah sekaligus menjadi dasar penyusunan kebijakan yang tepat sasaran.

“Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam memotret kondisi perekonomian daerah secara menyeluruh. Saya mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk memberikan informasi yang benar, jujur dan sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas sensus,” katanya.

Kepala BPS Kabupaten Banjar Roy Suryanto menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 menyasar seluruh aktivitas usaha, mulai dari usaha rumah tangga, UMKM hingga perusahaan berskala besar. Seluruh informasi yang diberikan masyarakat dijamin kerahasiaannya sesuai Undang-Undang Statistik dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.

“Informasi yang diberikan tidak akan disebarluaskan kepada pihak yang tidak berwenang. Hasil sensus nantinya dipublikasikan dalam bentuk agregat sehingga identitas responden tetap terlindungi,” jelas Roy.

Pendataan lapangan dilakukan secara door to door sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Hingga pertengahan Juli, BPS Kabupaten Banjar mencatat capaian pendataan telah mencapai 45,51 persen atau sekitar 118 ribu responden dari target 260.505 responden. BPS optimistis target pendataan dapat diselesaikan sesuai jadwal. (nurul)

Pos terkait