MARTAPURA, dnusantarapost.com – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) mulai mengerjakan restorasi Gerbang Sekumpul sebagai upaya memperkuat sekaligus mempercantik salah satu ikon Kota Martapura. Proyek senilai Rp1,62 miliar itu ditargetkan rampung pada November 2026.
Kepala Bidang Cipta Karya DPUPRP Kabupaten Banjar, Iwan Junaidi, mengatakan pekerjaan restorasi difokuskan pada penggantian material penutup luar serta penguatan rangka utama tanpa mengubah desain asli bangunan.
“Pemugaran ini bersifat permanen. Kami fokus pada penggantian material penutup dan penguatan struktur rangka, namun bentuk fisik gerbang tetap dipertahankan sesuai desain aslinya,” ujarnya, Selasa (14/7/2026).
Menurut Iwan, material yang digunakan berupa galvanized siding/walling khusus untuk penggunaan luar ruangan. Material tersebut dipilih karena lebih tahan terhadap cuaca, memiliki bobot lebih ringan, warna lebih awet, serta biaya perawatan yang lebih rendah dibandingkan material sebelumnya.
Tahap awal pekerjaan difokuskan pada satu gerbang terlebih dahulu sebelum dilanjutkan ke dua gerbang lainnya.
Ia menjelaskan, sebagian besar material dibuat secara khusus (custom) dan didatangkan dari luar daerah agar mengikuti bentuk lengkung gerbang tanpa banyak sambungan. Sementara pada gerbang ketiga yang memiliki tinggi sekitar 11 meter, sambungan material tidak dapat dihindari, namun dipastikan tetap memperhatikan aspek estetika.
“Untuk gerbang yang paling tinggi memang ada sambungan, tetapi posisinya dibuat serapi mungkin sehingga tidak terlihat mencolok dari bawah,” katanya.
Pekerjaan fisik dimulai pada Juli 2026 dengan target penyelesaian pada November, sehingga seluruh gerbang diharapkan sudah dapat difungsikan kembali sebelum akhir tahun.
DPUPRP juga memastikan restorasi ini tidak mengubah bentuk maupun menambah struktur bangunan yang sebelumnya telah diserahterimakan Kementerian PUPR kepada Pemerintah Kabupaten Banjar pada 2024.
Selain penggantian material, pemerintah juga tengah mempertimbangkan penambahan sistem pencahayaan pada bagian kaligrafi gerbang agar tampil lebih menarik pada malam hari tanpa menghilangkan konsep arsitektur yang telah ada.
“Kami berharap pengerjaan selesai tepat waktu sehingga masyarakat dapat menikmati wajah baru Gerbang Sekumpul yang lebih kuat, lebih indah, dan tetap menjadi ikon kawasan,” ucap Iwan.
Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan restorasi dilaksanakan oleh CV Bhumi Banua Barokah dengan nilai kontrak sebesar Rp1.623.558.100 yang bersumber dari APBD Kabupaten Banjar Tahun Anggaran 2026.
Proyek tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 150 hari kalender dengan masa pemeliharaan 180 hari kalender, sesuai kontrak Nomor 03.09.11/A27/KPA-CK/BG-E/DPUPRP/2026. (nurul)





