Misteri Tewasnya Perempuan di Sawah Pengaron Banjar, Polisi: Tak Ada Barang Pribadi yang Hilang

MARTAPURA, dnusantarapost.com – Kasus tewasnya seorang petani perempuan berinisial N (37) di area persawahan Dusun Sukaramai, Desa Lok Tunggul, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar, hingga kini masih menjadi misteri. Meski sempat beredar isu perampokan, Polres Banjar memastikan tidak ada barang berharga milik korban yang raib.


Polres Banjar masih terus melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus pembunuhan yang menewaskan seorang perempuan berusia 37 tahun berinisial N di persawahan Dusun Sukaramai, Desa Lok Tunggul, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar.

Bacaan Lainnya

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini,” ujar Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Rifandy Purnayangkara Putra, Selasa (2/6/2026).

Tewasnya N (37) yang berprofesi sebagai petani tersebut cepat menyebar di media massa dan sosial. Terlebih lagi, korban tewas tergeletak mengenaskan dengan kondisi leher yang nyaris terputus. Hingga beredar isu bahwa korban dirampok dan kalung emasnya hilang.

Sementara itu, AKP Rifandy mengungkap lebih lanjut, bahwa saat korban ditemukan tidak ada barang pribadinya yang hilang.

“Tidak ada barang pribadi korban yang hilang,” katanya lagi.

N (37) dikatakan tak kunjung pulang sejak berpamitan ke sawah pada sore hari. Lalu, ia ditemukan tewas oleh suaminya di area persawahan pada Sabtu (30/5/2026) menjelang maghrib. Temuan mengejutkan ini langsung dilaporkan ke Polsek Pengaron.

N (37) ditemukan tergeletak mengenakan celana training berwarna biru gelap dan baju bermotif seperti sasirangan berwarna merah dan hitam. Lengkap dengan bercak darah dan lumpur khas persawahan dengan kondisi kepala yang terkulai tragis ke arah sebelah kanan.

Hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, pihak kepolisian menemukan adanya luka pada tubuh korban. Meski demikian, hingga kini kepolisian belum dapat memastikan kronologi dan penyebab kematian korban. (nurul octaviani)

Pos terkait